Pilkades di Parigi Moutong di Tunda Sampai 2021

oleh -
Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Badrun Nggai SE. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Kabupaten Parigi Moutong, ditunda sampai 2021. Penundaan tersebut, berdasarkan instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang menunda Pilkades lantaran covid-19.

Hal itu dibenarkan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Badrun Nggai SE, saat dihubungi sultengnews.com, Minggu (27/09/2020).

Badrun mengatakan, memang benar adanya penundaan pemilihan kepala desa berdasarkan surat edaran dari Mendagri dan ditindaklanjuti lanjuti oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) dan terakhir kepada Bupati Kabupaten Parigi Moutong.

“Jadi untuk pemilihan kepala desa tahun ini, Insya Allah pemilihannya setelah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng dan direncanakan nanti pada Maret 2021,”ujarnya.

Diterangkan, pemilihan kepala desa pada Maret 2020 sekaligus untuk akhir masa jabatan kepala desa yang terhitung sampai 2021 dan semua kepala desa di masa jabatan tersebut telah di data.

“Selanjutnya, pemilihan kepala desa itu akan di konsultasikan kembali kepada Kementerian Dalam Negeri dan juga Gubernur Sulteng. Tentunya kami dari pemerintah kabupaten akan melakukan kegiatan tersebut setelah ada petunjuk dari pemerintah provinsi dan pusat,” terangnya.

Badrun juga mengungkapkan, status Kabupaten Parigi Moutong sampai saat ini masih masuk dalam zona kuning terkait dengan penyebaran covid-19. Walaupun demikian, pihaknya akan tetap berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap covid-19.

Disebutkan, sebagaimana intruksi presiden nomor 6 tahun 2020 dan kemudian ada surat edaran dari Gubernur Sulteng yang menyebutkan bahwa Kabupaten Parigi Moutong harus menjaga perbatasan wilayah dan hal itu telah dilaksanakan dibeberapa titik perbatasan yang berada di Kabupaten Parigi Moutong.

“Kemarin juga kita selalu aktif dalam rangka pencegahan covid-19 di Kabupaten Parigi Moutong. Kami selalu bekerjasama dengan pihak keamanan dari Polres, TNI, Pol PP, Satgas covid-19 dan seluruh lapisan masyarakat,” sebutnya.

“Bahkan, di Kabupaten Parigi Moutong pelaksanaan swiping pengunaan masker kita sudah adakan juga,”sambungnya.

Badrun menuturkan, pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam pencegahan di covid-19 di tingkat desa sudah di intruksikan melalui group WhatsApp seluruh camat di Kabupaten Parigi Moutong, surat edaran pun telah disampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk penanggulangan Covid-19.

“Jadi ini bukan himbauan hanya satu kali saja, tapi sudah beberapa kali, jadi setiap ada pergerakan orang dari luar desanya harus di monitor dan memang ini yang kita akan rapatkan lagi di Kecamatan Moutong,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *