YSTC – PKBI Dampingi 5 Kelompok Usaha di Kota Palu

oleh -
Direktur PKBI Sulteng, Yospina Liku La'bi, SE, MA saat menyampaikan sambutan pada pelatihan kelompok UMKM dampingan YSTC - PKBI di Kantor Bappeda Kota Palu pada Kamis (4/3/2021). FOTO : DOK YSTC - PKBI

PALU, SULTENGNEWS.COM – Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) atau Save the Children yang bermitra dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Tengah (Sulteng), melanjutkan program pendampingan untuk 5 kelompok usaha di Kota Palu.

Direktur PKBI Sulteng, Yospina Liku La’bi, SE, MA mengatakan, program YSTC – PKBI Sulteng kali ini merupakan lanjutan dari program YSTC sebelumnya di Kota Palu dengan nama program Perubahan Berkelanjutan Bagi Anak dan Keluarga Yang Terdampak Gempa dan Tsunami.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan YSTC – PKBI diantaranya; penguatan UMKM dengan melakukan pelatihan, peningkatan kualitas usaha dengan memberikan bantuan modal usaha, analisis ketersediaan pasar dengan melakukan analisa kebutuhan konsumen, promosi usaha dengan melakukan pendamingan stategi pemasaran mulai dari perencanaan hingga promosi usaha baik langsung maupun digital, serta menjembatani proses perluasan usaha dengan pasokan kebutuhan pasar.

“Kita juga akan akan melakukan pendampingan teknis serta  mendorong kemitraan usaha dengan stakeholders terkait,” papar Yospina.

Menurut Yospina, YSTC – PKBI sebenarnya hanya sebagai stimulant, pemberi bantuan modal atau stimulant dan pendampingan. Namun alangkah lebih baik jika dilanjutkan dengan pendampingan dan binaan dari Dinas Koperasi, UMKM dan Dinas Perdagangan.

“Dari 6 Kelurahan, hanya 5 kelompok yang dipilih pada program kali ini, sebagai percontohan untuk program-program ke depannya,” kata Yospina.

Pengembangan livelihood lanjutnya, harus ditingkatkan karena semenjak gempa hampir seluruh mata pencaharian hilang dan berkurang.

“Kami di LSM bekerja sama dengan pemerintah untuk memikirkan cara agar mata pencaharian masyarakat tidak berhenti, dan menderita,” jelasnya.

YSTC – PKBI tambahnya, melakukan assessment pelaku-pelaku usaha yang sudah berjalan dan yang mau berusaha untuk dapat dibina. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat terus berputar atau berlanjut dan tidak hanya sekali digunakan.

“Tujuan utama program ini, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tandasnya.

Program Manager YSTC – PKBI, Fajar Joko Santoso saat berdiskusi dengan kelompok UMKM dampingan saat pelatihan di Kantor Bappeda Kota Palu pada Kamis (4/3/2021). FOTO : DOK YSTC – PKBI

Sementara itu Program Manager YSTC – PKBI, Fajar Joko Santoso dikesempatan lain mengatakan, salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan untuk penguatan UMKM yakni pelatihan kelompok usaha dampingan.

“Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas  kelompok usaha tentang manajemen usaha, meningkatkan pengetahuan kelompok usaha dalam membuat proposal untuk mendapatkan bantuan, serta meningkatkan pengetahuan kelompok usaha dalam membuat jurnal kas atau laporan keuangan kelompok,” jelas Fajar Joko Santoso.

Pelatihan itu kata Fajar, dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 4-5 Maret 2021 lalu di ruang pertemuan Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Darah (Bappeda) Kota Palu.

Pelatihan itu menghadirkan, pembicara dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu. Sementara peserta berasal dari 5 kelompok dampingan di enam kelurahan di Kota Palu.

“Harapan kami, peserta kegiatan pelatihan dapat secara otomatis menjadi anggota binaan Dinas Koperasi, UMKM Kota Palu,” tutupnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *