Wawali Harap Show Case dan Talkshow UMKM Bisa Dilakukan Dua Kali Setahun

oleh -
Wakil Walikota Palu, dr. Reny Lamadjido saat membuka kegiatan Show Case dan Talkshow UMKM di Palu Gran Mall (PGM), Sabtu (12/02/2022). FOTO : MOH NURFIANSYAH/SULTENGNEWS.COM

PALU,SULTENGNEWS.COM – Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, dr. Reny Lamadjido berharap agar kegiatan Show Case dan Talkshow Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM), bisa diselenggarakan dua atau tiga kali dalam setahun.

“Saya berharap kegiatan seperti ini, tidak kali ini saja. Yah minimal bisa diadakan dua atau tiga kali dalam setahun, agar ekonomi masyarakat di Kota Palu berkembang,” ungkap Wawali usai membuka acara Show Case dan Talkshow UMKM yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di pusat perbelanjaan Palu Gran Mall (PGM), Sabtu (12/02/2022).

Menurut Wawali Palu, ada beberapa yang membuat pelaku UMKM di Kota Palu mengalami penurunan pendapatan. Pertama, turunnya daya beli masyarakat yang membuat UMKM mengalami penurunan pendapatan karena pelanggan yang menurun. Kedua, hambatan distribusi yang disebabkan karena adanya pembatasan mobilitas.

Ketiga, sulitnya UMKM dalam hal mengakses permodalan dan pembiayayaan, sebab masih banyak UMKM yang belum BANKABLE.

Oleh karena itu, Wawali berharap diperlukannya berbagai upaya untuk dapat memperkuat kelembagaan, meningkatkankan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan akses pasar para pelaku UMKM khususnya di Kota Palu.

Sementara itu, menurut kepala perwakilan BI Sulteng Dwiyanto Cahyo Sumirat, kegiatan UMKM merupakan pemulihan ekonomi daerah karena UMKM adalah komponen terbesar dari pelaku-pelaku ekonomi di daerah maupun di Nasional. Itulah sebabnya, kebangkitan UMKM sekarang ini di masa pandemi juga agak tertekan, karena pembatasan mobilitas masyarakat.

“Kegiatan UMKM merupakan bagian dari gerakan Nasional yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), maka kita lakukan serentak di seluruh daerah di Indonesia, karena UMKM merupakan komponen terbesar bagi pelaku ekonomi baik di daerah maupun di Nasional,” ujarnya.

Seperti diketahu, para pelaku Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang ikut pada acara talkshow ini merupakan UMKM dibawah binaan BI Sulteng. Sebanyak tujuh BUT yang ikut pada kegiatan tersebut dan tidak hanyak berlangsung di PGM, akan tetapi juga pada pusat keramaian seperti Transmart dan Citra Land Pau. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.