Warga Pulau Karampoang di Kabupaten Mamuju Belum Dapatkan Bantuan Logistik

oleh -
Salah seorang Mahasiswa Untad, Arlin yang juga merupakan relawan bagi warga Desa Karampoang. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

MAMUJU, SULTENGNEWS.COM – Warga di Pulau Karampoang atau Desa Karampoang yang terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 SR di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) belum mendapatkan bantuan logistik.

Hal itu diungkapkan salah seorang Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang merupakan relawan untuk warga Desa Karampoang, Arlin saat ditemui di kantor Gubernur Sulbar, Minggu (17/01/2020).

Arlin mengaku mendatangi kantor Gubernur Sulbar bertujuan meminta logistik untuk warga yang berada di Desa Karampoang.

“Saya datang ke kantor Gubernur Sulbar meminta logistik untuk disalurkan ke Desa Karampoang,”ujarnya.

Pasalnya, menurut Arlin, pasca gempa bumi yang sudah memasuki hari ketiga Desa Karampoang belum menerima logistik, sementara warga di Desa Karampoang juga terdampak gempa bumi dan sangat membutuhkan logistik.

“Karena sudah beberapa hari kejadian gempa, untuk logistik di Desa Karmpoang setengah mati diakibatkan semua toko di Kota Mamuju tutup semua,”ucapnya.

“Untuk logistik di pulau Karampoang sama sekali belum ada hingga saat ini,”lanjutnya.

Arlin mengatakan, beberapa kebutuhan warga di Desa Karampoang yakni tenda, beras, popok bayi, dan susu bayi.

“Yang dibutuhkan sekarang untuk di pulau Karmpoang itu terpal, beras, popok, susu bayi,”katanya.

Arlin menyebut, dirinya melakukan perjalanan ke Desa Karampoang dikarenakan libur perkuliahan.

Arlin juga mengungkapkan, terdapat sekitar 20 rumah  yang mengalami kerusakan di Desa Karampoang, sementara ditempat yang dia tinggal di Desa Karampoang I ada 5 rumah yang rusak.

“Sekarang warga disana kebanyakan mengungsi diluar tapi disana juga sangat minim tenda,”ungkapnya.

“Kerusakan di pulau Karampoang cukup banyak, sekitar 20 rumah, karena ditempat saya tinggal di Desa Karampoang 1 ada 5 rumah yang rusak,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *