Warga Masama Hilang Saat Mencari Damar, Basarnas Palu Kerahkan Tim Rescue Luwuk

oleh -
Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk yang langsung di kerahkan Basarnas Palu bersama masyarakat saat akan melakukan pencarian terhadap petani damar yang hilang. FOTO : Humas Basarnas Palu.

BANGGAI, SULTENGNEWS.COM – Seorang warga di Desa Simpangan, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, bernama Warsi Rahim (40) hilang saat hendak mencari damar pada Jumat (05/02/2021), sekira pukul 08.00 Wita.

Korban sendiri kesehariannya bekerja sebagai petani damar, berdasarkan laporan dari kerabat terdekat korban, bahwa korban tidak kunjung kembali saat mencari damar. Padahal, biasanya korban berangkat pagi dan akan pulang di sore hari.

“Dari keterangan pelapor, Bapak Ruslan diketahui kronologis kejadian pada Jumat (05/02/2021) sekitar pukul 08.00 wita. Korban berangkat ke Hutan yang berada di Desa Simpangan, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai untuk mencari damar. Dimana kebiasaan korban saat mencari damar berangkat pagi dan selalu pulang kerumah sore hari. Namun sampai saat ini korban belum juga pulang ke rumah,”ujar Kepala Basarnas Palu,Andrias Hendrik Johannes kepada sultengnews, Minggu (07/02/2021).

Andrias mengatakan, setelah dikabarkan korban hilang, masyarakat setempat bersama aparat Desa Simpangan langsung mencari di lokasi yang diduga tempat biasanya korban mengambil damar.

“Warga dan aparat setempat telah melakukan upaya pencarian di lokasi yang dicurigai sebagai tempat korban mencari damar akan tetapi hingga sore ini korban belum ditemukan dan warga hanya menemukan sepeda motor milik korban,”terangnya.

Andrias juga menyatakan, ketika mendapatkan laporan hilangnya seorang petani damar itu, Basarnas Palu langsung mengerahkan satu Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk dengan kelengkapan yang dibutuhkan.

“Laporan tersebut telah kami terima dan telah ditindaklanjuti dengan memberangkatkan 1 (satu) Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk dengan membawah peralatan medis, peralatan navigasi, peralatan mountenering, peralatan komunikasi dan peralatan evakuasi beserta alat pelindung diri,”ucap Andrias.

Andrias berharap, dalam proses pencarian terhadap korban dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya hambatan apapun.

“Semoga pencarian korban berjalan lancar tanpa terkendalah cuaca maupun hambatan lainnya. Sehingga, korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,”tuturnya.

“Turut serta dalam pencarian Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk, Polsek Simpangan, Babinsa Simpangan dan Masyarakat setempat,”tutup Andrias. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *