Wali Kota Palu Soroti Keterlambatan Laporan Dari OPD Saat Bimtek

oleh -
Walikota Palu saat membuka kegiatan Bimtek persiapan pengadaan barang dan jasa Pemerintah dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Sektor jasa konstruksi serta penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun anggaran 2022. FOTO: MOH NURFIANSYAH/SULTENGNEWS.COM

PALU,SULTENGNEWS.COM – Walikota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE menyoroti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait keterlambatan laporan kerja pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) periapan pengadaan barang dan jasa Pemerintah dan Sosialisasi BPJS Ketenagagakerjaan sektor jasa konstruksi serta penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun anggaran 2022 yang dihadiri sejumlah OPD dan Lurah, Rabu (26/01/2022).

Pada kesempatan ini, Hadianto Rasyid meminta kepada seluruh OPD yang ada di ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, agar menyetorkan laporannya perminggu, ada dua laporan yang harus disetorkan oleh OPD seperti laporan umum dan juga laporan khusus.

“Saya meminta agar semua OPD yang ada, agar secepatnya memberikan laporannya kepada saya. Ada dua laporan yang harus disetorkan seperti laporan umum, laporan ini terkait aktivitas setiap OPD yang ada, baik aktivitas kebersihan, laporan aktivitas kerja dan lain-lain. Kemudian laporan khusus, laporan ini terkait aktivitas belanja keuangan setiap OPD yang ada,” tekan Hadianto Rasyid pada sambutannya.

“Tujuan saya meminta laporan tersebut, agar secepatnya kita (Pemkot) bisa mengindentifikasi apa saja kendala-kendala yang dihadapi oleh setiap OPD, karena jika laporan sering terlambat, maka akan berpengaruh kepada kualitas pekerjaan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Wali Kota mengatakan, persiapan kerja yang berada di OPD sudah terlambat satu bulan, dikarenakan pelaporan setiap OPD terlambat masuk.

“Persiapan kita sudah terlambat satu bulan ini, sekarang sudah masuk minggu terakhir pada bulan Januari. Dari sini kita ketahui bahwa kelemahan yang ada pada setiap OPD, jika pimpinan tidak mendesak maka semua yang terkait tidak merasa terdesak,” sesalnya.

Olehnya, Wali Kota berharap pada kesempatan ini apa yang menjadi kendala agar secepatnya di identifikasi secepatnya seperti apa solusi yang ditawarkan, termasuk dengan perubahan-perubahan aturan dan lain sebagainya, termasuk dengan perencanaan yang tiba-tiba berubah.

“Tahun ini harus belajar betul bahwa semua hal yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa itu, apakah itu lewat lelang, itu diukur dengan baik dan tepat, bukan hanya nilai belanjanya diukur dengan tepat, tetapi kualitas dan kuantitasnya harus juga tepat,” tutupnya. MAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.