Wali Kota Palu Harapkan Sinergitas Pertamina Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat

oleh -
Wali Kota Palu Hadianto Rasyd, saat menyampaikan pesan kepada Pertamina dan Hiswana Migas, Jumat (27/5/2022). FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wali Kota Palu meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan dalam pelayanan kepada masyarakat kota Palu, terutama kaitanya dengan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di masing-masing SPBU yang ada di kota Palu, untuk bersinergi secara maksimal agar tidak terlihat lagi antrian panjang di titik-titik SPBU.

Penyampaian Wali Kota Palu di ruang kerjanya, Jumat (27/5/2022), dihadiri dari pimpinan pertamina dan Hiswana Migas, sebelum pihak Pertamina melakukan presentase Program Aplikasi EBBM Polokota dan Presentase Aplikasi FUEL CARD Pertamina, serta pejabat instansi Pemerintah Kota Palu.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyd, meminta kepada pihak pertamina agar bisa memaksimalkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kota Palu, kaitanya dengan mengurangi antrian panjang di titik-titik SPBU.

Hadianto Rasyd menjelaskan, permasalahan jika karena memang kuota BBM untuk kota Palu memang terbatas, hal itu bisa dimaklumi namun jangan melupakan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Kalau pun untuk bahan bakarnya cepat habis karena stoknya yang disediakan hanya sekian, itu hal yang berbeda, tetapi yang terpenting adalah urusan pelayanan harus cepat. Tetapi kalau stoknya bbm ada tetapi kemudian kita lambat pelayanan, berarti kita yang sengaja,” ungkap Wali Kota Palu kepada SultengNews.com, Jumat (27/5/2022).

“Bapak-bapak harus peduli dengan permasalahan ini. Apalagi ini sudah tahun 2022, harusnya pertamina sudah menghitung dan memberikan kuota yang lebih baik, kalau bagus hitungannya pasti tidak perlu ngantri,” sambung dia.

Sebagai putra asli daerah kota Palu, Hadianto Rasyd tegaskan kepada pertamina dan Hiswana Migas, untuk terbuka terhadap persoalan kuota yang disediakan di SPBU-SPBU yang ada.

Hal ini, kata Hadianto Rasyd, jika memang selalu ada penyampaian dari pertamina kuota selalu tersedia, tentunya kendaraan yang mengisi bahan bakar di SPBU tidak terjadi antrian panjang.

“Saya orang Palu, saya tidak mau model saya punya kota kelihatan begitu, ngomong suplai ke kita cukup-cukup. Kalau cukup pak, tidak ngantri itu kendaraan,” tegas Hadianto Rasyd.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.