Wakil Ketua III DPRD Sulteng Sosialisasi Perda Nomor 14 Tentang Ketahanan Keluarga di Kabupaten Sigi

oleh -
Wakil Ketua III DPRD Sulteng, H. Muharram Nurdin melakukan Sosialisasi Mandiri Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2019 tentang Ketahanan Keluarga di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi pada Jumat (23/4/2021). FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Wakil Ketua III  DPRD Sulteng, H. Muharram Nurdin melakukan Sosialisasi Mandiri (Sosman) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2019 tentang Ketahanan Keluarga di Desa Maku,  Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi pada Jumat (23/4/2021).

Dalam pengantarnya, H. Muharram Nurdin yang menjadi nara sumber  dalam  sosialisasi Perda Sulteng Nomor 14 Tahun 2019 Tentang  Pembangunan Ketahanan Keluarga mengungkapkan, pihaknya sengaja lebih banyak melibatkan perempuan dalam sosialisasi itu, karena Perda yang dibahas sangat terkait erat dengan perempuan.

Sosialisasi yang juga dihadiri Kades Desa Maku Abdul Rahmansya, anggota DPRD  Sigi  yakni Harud Rumpe dan  M. Umar memberikan  banyak tanggapan atas adanya Perda ini.

Umar misalnya, anggota DPRD Sigi dari Fraksi PDIP ini mengungkapkan, bahwa yang banyak disorot dalam Perda ini cenderung pihak suami, padahal ada banyak kasus pihak isteri yang justru cenderung semena – mena pada suami, terutama kalau isteri PNS sementara suami petani.

Sementara itu, anggota DPRD Sigi lainnya, Harud Rumpe mengungkapkan bahwa  kehadiran Perda ini sangat penting sekali, karena paling tidak ada regulasi  yang mengatur agar kehidupan keluarga dapat berlangsung harmonis.

Menanggapi hal itu, H. Muharram Nurdin mengungkapkan bahwa lahirnya Perda ini tujuannya tak lain adalah bagaimana membangun ketahanan keluarga yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kades Maku mengungkapkan bahwa dalam membangun ketahanan keluarga, perlu adanya lembaga adat. Namun sayang, sudah tidak ada lagi insentif untuk lembaga adat ini sehingga seakan tidak efektif lagi.

Ia betharap ada bantuan dari DPRD untuk bisa mengatasi masalah tersebut. Banyak masalah yang mengemuka dalam acara sosialisasi Perda ini, tak lain karena kondisi yang dibahas sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sehari hari. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *