Wakil Ketua II DPRD Sulteng Sosialisasi Perda di Kecamatan Ampibabo dan Siniu Kabupaten Parigi Moutong

oleh -
Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj. Zalzumida A. Djanggola, SH.,CN melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah ( Perda) Provinsi Sulteng Nomor 5 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Desa Lemo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis 28 Juli 2022. FOTO : HUMPRO DPRD SULTENG/ STEVAN

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj. Zalzumida A. Djanggola, SH.,CN melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah ( Perda)  Provinsi Sulteng Nomor 5 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Desa Lemo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis 28 Juli 2022.

Kegiatan sosialisasi ini, melibatkan warga di 2 Kecamatan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong yakni Kecamatan Ampibabo dan Kecamatan Siniu.

Sosialisasi Perda ini, turut dihadiri ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang rela menjadi moderator. Sebagai narasumber yakni Hj. Zalzulmida A. Djanggola dan  Faisal, SH.MH yang merupakan akademisi di Sulteng.

Kegiatan  ini difasilitasi  langsung oleh Camat Ampibabo, Andi Sarif dan Camat Siniu Dernawati berserta kepala-kepala desa yang ada di kecamatan Ampibabo dan Kecamatan Siniu.

Hadir juga parah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, pengurus PKK dan pengurus Lansia Ampibabo.

Masyarakat sangat antusias, karena nama Zalzumida dan Longki Djanggola merupakan sosok yang sangat melekat di hati  warga. Maklum, Longki Djanggola dua priode menjabat sebagai bupati definitif termasuk dalam merintis kabupaten tersebut. Sementara Zalzulmida merupakan sosok  yang sangat setia mendampingi Longki Djanggola hingga masa jabatannya berakhir.

Camat Ampibabo, Andi Sarif Selaku sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi Perda tersebut yang di laksanakan di gedung balai Desa Lemo.

Menurutnya Zalzulmida,  dirinya sangat memperhatikan Kecamatan Ampibabo dan Kecamatan Siniu sehingga melaksanakan kegiatan Sosisalisai Peraturan Daerah Provinsi Sulteng kecamatan itu tepatnya di Desa Lemo.

Pada kesempatan ini juga, Camat Ampibabo Andi Sarif menyampaikan bahwa sosialisasi Perda itu merupakan sebuah keberuntungan buat dia selaku pimpinan Wilayah Kecamatan, karena tidak semua wilayah itu dipercayakan oleh pemerintah Provinsi terutama untuk melaksanakan sosialisasi seperti ini.

“Selaku Camat Ampibabo, saya berharap kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini dapat melaksanakan apa yang akan di sosislalisasikan, terutama terkait Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Hj. Zalzulmida A. Djanggola SH.,CN  menjelaskan kepada masyarakat yang hadir bahwa kegiatan ini merupakan suatu yang harus dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di mana Pelaksanaan Sosisalisasi ini merupakan tugas Anggota DPRD Provinsi Sulteng.

“Selain menampung aspirasi dari masyarakat yang di sebut dalam Reses, juga ditugaskan untuk mensosialisasikan atau memberikan informasi kepada masyarakat berkaitan dengan Peraturan Daerah yang sudah di atur serta yang sudah disusun oleh DPRD Provinsi Sulteng,” ujar Zalzulmida.

Menurutnya, Perda yangtelah ditetapkan DPRD Sulteng wajib hukumnya untuk disampaikan kepada masyarakat.

Politisi Gerindra ini mengapresiasi Camat Ampibabo dan Camat Siniu, karena penyampaian informasi ini dapat dihadiri oleh 2 Kecamatan sehingga dapat tersosialisasi dan dipahami oleh masyarakat di dua kecamatan itu.

Zalzulmida berharap, masyarakat yang hadir dapat memberikan pemikiran-pemikiran, Informasi, masukan atau pertanyaan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, karena saat ini daerah masalah lingkungan perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak.

Apalagi yang di sosialisaikan adalah Perda yang telah terbit di tahun 2021  yaitu Perda Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, agar dapat di aplikasikan untuk diterapkannya di masyarakat.

“Ini harus  di dukung oleh Peraturan Gubernur dan ini merupakan payungnya,  sehingga keluar peraturan tersebut itu berdasarkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH),”katanya.

Masyarakat sangat berterima kasih atas terlaksananya sosialisasi itu, karena informasi Perda  Nomor 5 tentang RPPLH baru diketahui setelah di sosialisasikan kepada masyarakat. Bahkan masyarakat sempat mengeluhkan tentang kerusakan lingkungan tempat mereka bermukim, kerusakan lingkungan di hutan dan kerusakan di laut.

Dan diakhir kegiatan, Hj. Zalzulmida A. Djanggola menyempatkan waktu untuk meninjau Pembangunan Masjid Al – BAA’ITS. Di mana pembangunan masjid Al-Baa’its yang terletak di Kecamatan Ampibabo, telah dimulai pada April 2021 sampai dengan saat ini.

Pembangunan masjid ini, dilatar belakangi oleh keinginan warga sekitar yang ingin memiliki masjid yang terletak di Desa Ampibabo yang memiliki penduduk sekitar 300 Kepala Keluarga.

Saat berkunjung ke lokasi pembangunan masjid ini, Hj. Zalzulmida A. Djanggola berharap dalam proses pembangunan masjid bisa terselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melaksakan ibadah dan para remaja – remaja islam bisa meningkatkan iman dan taqwa kepada ALLAH SWT.

Untuk itu, Zalzulmida akan membantu pembangunan masjid dan menerima proposal yang diserahkan oleh pengurus masjid kepada dirinya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.