Wakil Ketua DPRD Kota Palu Tanggapi Viralnya Lansia Yayasan Alkautsar Palu Kelaparan

oleh -
Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Rizal. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Palu mendatangi dan berkunjung langsung ke yayasan panti jompo dan anak, yayasan Alkautsar Palu.

Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Rizal, anggota DPRD Kota Palu Nasir Dg. Gani, bersama dengan ketua Yayasan Alkautsar Palu, saat mengunjungi dan melihat lansia panti jompo.
FOTO : IST

Dimana sempat viral, para Lanjut Usia (Lansia) dan anak-anak panti asuhan Yayasan Alkautsar Palu, hanya makan nasi tanpa disertai oleh lauk pauk, dan viral di media sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Palu Rizal, didampingi oleh Nasir Dg. Gani, anggota DPRD Kota Palu, melihat langsung kondisi para Lansia yang ketika ditanya langsung memang belum makan di waktu pagi hari Rabu (23/2/2022), rencana akan melakukan komunikasi internal dengan teman-teman anggota DPRD, untuk mengambil langkah tepat dalam permasalahan Lansia yang kelaparan.

“Apa yang bisa kita bantu kita bantu, dari pada melihat dengan sedih dengan fenomena yang kita saksikan hari ini. Dimana orang tua kita, tadi saya tanya, pagi belum makan sudah pukul 10.30 atau setengah 11 siang juga belum makan, untuk dibantu dalam waktu dekat dengan mendatangi kembali yayasan Alkautsar Palu,” kata Rizal kepada SultengNews.com saat konferensi pers bersama dengan awak media di yayasan Alkautsar Palu, Rabu (23/2/2022).

Kemudian, Rizal menerangkan, memang seyogyanya ada peran pemerintah kota Palu untuk bisa mengayomi permasalahan yang dialami oleh orang tua kita (lansia), di yayasan Alkautsar Palu.

Namun, hal ini tentu secara arif bisa dilihat dengan begitu banyaknya panti asuhan di kota Palu, kemudian perlu adanya giliran intervensi bantuan yang diberikan oleh pemerintah kota Palu. Untuk itu perlu ada langkah atau solusi yang tepat untuk bisa diselesaikan secara bersama-sama, agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di kota Palu.

“Tinggal yang terpenting intervensi dari pemerintah dalam hal ini menghidupkan usaha di panti-panti yang mandiri supaya mereka mandiri. Paling tidak untuk kebutuhan harian itu tidak terlalu berat, sehingga tahun ini tidak dibantu, tahun depan bisa di intervensi oleh pemerintah dan secara aturan diperbolehkan,” sebutnya.

“Bagaimana menghidupkan usaha-usaha yang ada dan berpotensi, misalnya itu bisa melalui usaha-usaha mandiri, keterampilan, pelatihan-pelatihan yang bisa digalakkan oleh pemerintah di panti-panti asuhan, agar ketika mereka keluar panti sudah bisa mandiri. Sehingga ketika tahun ini pemerintah tidak bantu bisa tertutupi kebutuhannya,” ungkapnya.

Selaku wakil ketua DPRD Kota Palu, secara kelembagaan tentu dalam waktu dekat pula akan memanggil instansi terkait yakni Dinas Sosial Kota Palu, untuk membicarakan dan menyelesaikan permasalahan ini.

“Kita akan mencari langkah-langkah konkrit termasuk dengan mengkomunikasikan ke OPD terkait, melalui Dinas Sosial Kota Palu,” ungkap Rizal.

“Kita tidak ingin ini menjadi masalah terus tetapi ada penyelesaiannya,” tutup Rizal.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.