Verna – Yasin Paparkan Visi – Misi di Demokrat Sulteng

oleh -
Balon Bupati Poso dan Wakil Bupati Poso, Verna Galdys Ingkiriwang diberikan kesempatan oleh Tim Pansel PD Sulteng paparkan visi misi di Kantor Sekretariat DPD PD Sulteng, Senin (9/3/2020). FOTO: IST

PALU, SULTENGNEWS.COM –  Bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Poso, Verna Gladys Ingkiriwang dan Yasin Mangun terus saja membangun komunikasi politik dengan partai-partai yang memiliki seat di DPRD Kabupaten Poso.

Upaya ini sebagai langkah strategis untuk memuluskan jalan menuju arena pertarungan politik di Kabupaten Bumi Sintuwu Maroso.

Dihadapan Tim Penitia Seleksi (Pansel) DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Senin (9/3/2020), pasangan Verna – Yasin menawarkan program visi misi kemandirian tata kelola pemerintah dan perekonomian rakyat Poso yang berbasis agribisnis pada 2024.

Pada kesemparan ini, Verna memaparkan terkait kemandirian perekonomian rakyat akan mengarah pada terwujudnya suatu tatanan kehidupan yang berkualitas secara sosial ekonomi dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya daerah, baik manusia, alam maupun buatan.

“Tidak hanya itu, jika rakyat Poso memberi amanah dan kepercayaan, kami akan wujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dan amanah,” ungkap Verna.

Sementara Balon Wakil Bupati; Yasin Mangun, lebih fokus pada  lima agenda strategis yang ditungkan dalam visi misi, yakni pertama, pengembangan potensi dan Sumber Daya Alam (SDA) unggulan berbasis kawasan. Kedua, penataan kelembagaan ekonomi rakyat pedesaan, tiga peningkatan kualitas pendidikan rakyat berbasis sumber daya lokal, empat tata kelola pemerintahan daerah yang berbasis bersih dan amanah, serta kelima, Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Paripurna ( SP3) berbasis kawasan.

Ketua Tim Pansel DPD Demokrat Sulteng, Darwis Kamaruddin mengungkapkan  paparan program dan visi misi dari para bakal calon (Balon) kepala daerah ini merupakan bagian dari mekanisme partai yang harus dipenuhi termasuk bagi kader Partai Demokrat sendiri, sehingga siapapun bakal calon kepala daerah yang ingin menggunakan gerbong dan lokomotif  Partai Demokrat, harus melalui tahapan Tim Pansel terlebih dahulu.

”Ini mekanisme dan prosedur yang harus dilalui oleh setiap bakal colon  Bupati dan Walikota. Hasil Tim Pansel ini kemudian diajukan kepada DPD Partai Demokrat Sulteng untuk ditindaklanjuti ke DPP,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *