Vaksin Covid-19 Sangat Diperlukan Pelaku Usaha Pariwisata

oleh -

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sektor Pariwisata merupakan salah satu yang terdampak sangat parah oleh Covid-19. Hampir seluruh infrastruktur sektor ini gulung tikar, dikarenakan jumlah wisatawan baik mancanegara maupun domestik yang menghentikan perjalanannya akibat pembatasan yang dilakukan oleh negara/daerah dimana wisatawan tersebut berada.

Untuk itu, selain pemberlakuan protokol kesehatan bagi masyarakat saat ini, juga harus dibarengi dengan pemberian Vaksin, demi memberikan antibodi bagi seluruh masyarakat dunia yang tak henti-hentinya melakukan aktivitas dalam kesehariannya.

Kehadiran vaksin menjadi penting ketika angka positif COVID-19 menunjukkan penambahan kasus setiap hari. Angka-angka kasus positif yang terus bertambah tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga banyak di negara lainnya.

Olehnya, vaksin tidak hanya diharapkan untuk melandaikan kurva penambahan kasus, tapi juga memulihkan banyak sektor usaha, salah satunya dunia pariwisata.

“Kami di sektor pariwisata sudah cukup menderita sembilan bulan lebih. Tentunya kami sangat menyambut baik dengan adanya vaksin, karena dengan adanya vaksin, pastinya ekonomi bisa kembali pulih,” ujar Jodi Marlo, seorang pengusaha travel dalam Dialog Produktif dengan tema, ‘Vaksin+3M: Jurus Ampuh Lawan COVID-19’ yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (3/12/2020).

Jodi Marlo menilai, vaksinasi akan mendukung upaya pemerintah yang tengah mulai menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di sektor pariwisata.

“Tentunya juga kami akan mendukung program pemerintah seperti CHSE agar fokus juga mengenai kesehatan dan konsumen kita tetap menjaga kesehatan,” lanjutnya.

CHSE adalah Cleanliness, Health, Safety, Environment – sertifikasi standar kebersihan pelaku wisata yang digalakkan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/ Baparekraf) dalam Adaptasi Kebiasaan Baru ini.

Kehadiran vaksin tentu menjadi angin segar bagi para pelaku dunia usaha. Namun upaya ini akan menjadi tidak berarti, jika masyarakat tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan, 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

 

Semua pihak, terutama pelaku sektor usaha Pariwisata tentu berharap agar kehadiran Vaksin Covid-19 menjadi salah satu solusi untuk mengatasi angka penambahan kasus setiap harinya serta membuat Pariwisata kembali bergeliat di negeri ini, utamanya di Pulau Bali yang berjuluk pulau dewata, yang saat ini masih terpuruk akibat hantaman badai Covid-19.*** (Berita Kiriman Mohamad Rivani)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *