Untad Tetapkan Pembelajaran Semester Genap 2020/2021Secara Online

oleh -
Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Mahfudz, M.P. FOTO : Humas Untad

PALU, SULTENGNEWS.COM – Universitas Tadulako (Untad) telah menetapkan pembelajaran semester genap Tahun 2020/2021 dilakukan secara daring atau online.

Hal itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) Rektor Untad dengan nomor : 01/UN28/SE/2021 tentang pelaksanaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik (TA) 2020/2021 yang diteken langsung Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, M.P. pada 4 Januari 2021.

Adapun isi SE tersebut yakni, menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 6 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun akademik 2020-2021 surat edaran Rektor nomor 3519/UN28/SE/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang penyesuaian jam kerja dan kewaspadaan dalam rangka upaya pencegahan covid-1919 di lingkungan Universitas Tadulako.

Serta mencermati surat edaran Gubernur Nomor 420/694/DIKBUD tentang penundaan kegiatan pembelajaran tatap muka semester genap TP 2020/2021 di Provinsi Sulawesi Tengah, surat edaran Gubernur nomor 443/692/Dia.Kes tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di Provinsi Sulawesi Tengah, maka berdasarkan hal tersebut pimpinan Universitas Tadulako melaksanakan rapat pada tanggal 30 Desember 2020 dan menetapkan beberapa ketentuan terkait pelaksanaan perkuliahan semester genap TA 2020/2021.

Dalam isi surat itu menyebutkan, pembelajaran semester genap 2020/2021 akan dilaksanakan secara online mulai perkuliahan pertama sampai perkuliahan ke delapan.

Pada pertengahan perkuliahan semester genap 2020/2021 (perkuliahan ke-8) akan dilakukan evaluasi menyeluruh atas situasi pandemi dengan mengacu pada rekomendasi Satgas covid 19 Provinsi Sulawesi Tengah.

Kemudian, apabila kondisi pandemi telah membaik, maka akan dilakukan perkuliahan secara hybrid, yang merupakan perpaduan sistem online dan luring atau offline. Jika belum membaik, maka sistem perkuliahan secara daring akan dilanjutkan sampai akhir semester genap 2020/2021 (perkuliahan ke-16). Mekanisme detail akan diatur lebih lanjut.

Sedangkan, bagi mahasiswa dalam proses penyelesaian tugas akhir yang karena sifat tugas akhirnya, dapat diizinkan masuk kampus untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Satgas covid-19 Untad.

Praktikum sedapat mungkin dilakukan secara online. Jika tidak memungkinkan, maka praktikum yang dilaksanakan secara offline ditunda setelah pertengahan semester genap 2020/2021 atau setelah evaluasi pandemi menunjukkan situasi membaik. Untuk pelaksanaan praktikum secara offline sebagaimana dimaksud diatur tersendiri di masing-masing fakultas.

Selanjutnya, penelitian dan praktek /keterampilan medik di laboratorium yang harus dilakukan secara offline mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) masing-masing laboratorium dengan mempertimbangkan pengaturan jumlah mahasiswa, waktu, dan kondisi ruangan berdasarkan protokol kesehatan covid-19.

Sementara, pelaksanaan wisuda secara offline untuk angkatan ke 101, 102 dan 103 akan dijadwalkan kemudian, dengan memperhatikan perkembangan kondisi pandemi covid-19.

Kegiatan pembelajaran rotasi klinik yang dilaksanakan di wahana pendidikan seperti rumah sakit, puskesmas dan instansi lainnya dilakukan secara offline dengan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh pengelola Wahana pendidikan.

Begitu pun dengan implementasi program merdeka belajar kampus merdeka yang terdiri atas kegiatan magang/praktek kerja, proyek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian/riset, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan proyek kemanusiaan akan diatur tersendiri.

Terakhir, kegiatan kemahasiswaan dilakukan secara online. Untuk kegiatan tertentu dapat dilakukan secara offline dengan ketentuan memahami ketentuan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Satgas covid-19 Untad. Apabila kegiatan tersebut dilaksanakan oleh organisasi mahasiswa tingkat fakultas harus mendapat izin persetujuan dari Dekan Fakultas dan jika kegiatan tersebut dilaksanakan oleh organisasi mahasiswa tingkat universitas harus mendapatkan izin persetujuan dari Wakil Rektor bidang kemahasiswaan. Melakukan koordinasi dan mengikuti petunjuk serta ketentuan yang diberlakukan oleh pihak keamanan kampus. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *