Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa se-Kota Palu Berakhir Ricuh

oleh -

Aliansi Mahasiswa saat berunjukrasa di depan DPRD Sulteng yang akhirnya berakhir ricuh. FOTO : ZAENAL/SN

PALU. SULTENGNEWS.com – Aksi aliansi mahasiswa se-Kota Palu yang menuntut dibatalkannya revisi RUU KUHP, RUU Pertanahan, revisi Undang – Undang KPK dan sejumlah RUU lainnya di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dijalan Samratulangi, berakhir ricuh.

Mahasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kota Palu mendatangi gedung DPRD Sulteng yang disaat bersamaan sedang menggelar pelantikan Anggota DPRD Sulteng terpilih periode 2019 – 2020, sehingga penjagaan sangat diperketat dari aparat kepolisian yang dilengkapi atribut anti huruhara.

Sekitar jarak sekitar 100 meter, mahasiswa sudah dihadang kawat berduri dari kepolisian. Mahasiswa yang mengatas namakan aliansi se Kota Palu ini menuntut penghapusan RUU KUHP, yang di dalamnya memuat pasal yang menurut mahasiswa sangat kontoversial seperti pasal 285 suami perkosa istri sendiri di penjara 12 tahun, pasal 278 ayam peliharaan masuk dan makan di kebun orang denda Rp10 juta.

Beberapa isu lainnya, menolak revisi Undang – Undang KPK, menolak kenaikan BPJS dan mengusut tuntas perusahaan pembakaran hutan.

“Pemerintah harus segera membatalkan RUU KUHP, mencabut kenaikkan iuran BPJS dan segera terbitkan PERPPU dari UU KPK,” teriak salah seorang korlap, Lazuardi dari atas mobil soun, Selasa (25/09/2019).

Sekitar pukul 13.20 Wita, aksi mahasiswa tersebut mendapatkan tembakkan gas air mata dari kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, karena massa memaksakan diri untuk masuk menemui anggota DPRD, yang awalnya sudah ditemui oleh plt ketua DPRD tetapi mahasiswa tidak meras puas.

Kekacauan berlangsung dari pukul 13.20 baru bisa berhenti sekitar pukul 18.00 wita, karena masa aksi tidak akan membubarkan diri kalau teman-teman mereka sesama mahasiswa yang ditangkap tidak dibebaskan. Barulah sekitar pukul 19.20 Wita para mahasiswa dibebaskan dengan bantuan dari LBH yang ada di Kota Palu. NAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *