UIN Datokarama Palu Beri Kebijakan Keringanan Pembayaran UKT

oleh -
Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd FOTO : IST

Kepada Mahasiswa Dalam Masa Penerapan PPKM Covid-19

PALU, SULTENGNEWS.COM – Melalui kebijakan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, mahasiswa diberi kemudahan dan keringanan dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester genap tahun akademik 2021/2022.

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, menyebutkan, seiring dengan masih diberlakukannya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa covid-19, maka tentunya menjadi pertimbangan sehingga diberikan adanya keringanan pembayaran UKT kepada mahasiswa semester genap pada tahun ini.

“Kebijakan keringanan pembayaran UKT sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa dan masyarakat atas situasi dan kondisi pandemic saat ini,” kata Prof. Sagaf kepada SultengNews.com, Minggu (20/2/2022).

Prof. Sagaf, akui, bahwa dirinya telah mengeluarkan kebijakan keringanan UKT ini tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Datokarama Nomor 219 tahun 2022 Tentang Penetapan Keringanan UKT Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022.

UIN Datokarama Palu, lanjut Prof. Sagaf, memastikan bahwa mahasiswa yang dinyatakan berhak menerima keringanan UKT, merupakan mereka yang layak dan telah diverifikasi sebelum diterbitkan keputusan tersebut.

Prof. Sagaf mengatakan, pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan berakhir, tidak hanya memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan keselamatan. Melainkan juga memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat.

Apalagi, tambah Prof Sagaf, pandemi Covid-19 yang kemudian berdampak adanya kebijakan pemerintah memberlakukan PPKM di tingkat pusat dan daerah, tentu harus direspon dengan arif dan bijak.

“UIN Datokarama Palu tidak menutup mata atas kondisi ini, kami memahami apa yang dirasakan oleh mahasiswa dan masyarakat atas kondisi ini, karena itu kami mengambil langkah untuk memberikan kebijakan keringanan UKT,” ujar Prof. Sagaf.

Prof. Sagaf menghimbau kepada mahasiswa, agar tetap memprioritaskan studinya hingga selesai perkuliahan Strata Satu, meskipun pandemi membatasi ruang gerak.

“Pandemi jangan dijadikan sebagai alasan untuk berhenti menuntut ilmu, karena saat ini pembelajaran dilakukan dengan pendekatan teknologi. Sehingga mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk tetap berkuliah dengan baik,” ucap Prof. Sagaf.

Prof. Sagaf tegaskan pula, mahasiswa UIN Datokarama Palu agar tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan untuk dapat mencegah Covid-19 dalam melakukan sejumlah kegiatan, diantaranya dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Apalagi akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Sulteng menunjukkan lonjakan drastis, maka kita semua perlu untuk ketatkan prokes cegah Covid-19,” tegas Prof. Sagaf.

Berdasarkan data Pusdatina Covid-19 per tanggal 17 Februari 2022, kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah bertambah 255 kasus, sehingga jumlah kumulatif kasus Covid-19 menjadi 48.499 kasus.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.