UIN Datokarama Kembangkan Kompetensi Bagi Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Berbahasa Asing

oleh -
Sambutan Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, dalam kegiatan pelatihan mahasiwa penerima KIP berbahasa Inggris. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, tepat berada di kota Palu pusat ibu kota provinsi Sulawesi Tengah, mengembangkan keterampilan mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris sebagai bentuk peningkatan daya saing mahasiswa.

“Pengembangan kompetensi, keterampilan untuk pembangunan daya saing mahasiswa khususnya penerima KIP Kuliah menjadi satu prioritas yang terus dilakukan oleh UIN Datokarama secara berkesinambungan,” ujar Rektor UIN Datokarama Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, di Palu, Selasa (15/12/2021).

Pengembangan keterapilan mahasiswa berbahasa berbahasa Inggris dilakukan lewat pelatihan peningkatan kapasitas bertajuk “English Camp” yang diperuntukkan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah angkatan 2021.

Berdasarkan data Bagian Akademik dan Kemahasiswaan terdapat 149 mahasiswa angkatan 2021 yang saat ini merupakan mahasiswa semester satu dinyatakan layak menerima bantuan beasiswa KIP Kuliah.

Mahasiswa yang dinyatakan layak dan berhak menerima KIP Kuliah akan mendapat bantuan beasiswa senilai Rp 6,6 juta/semester, mulai semester I hingga VIII atau total Rp52 juta lebih selama delapan semester (jenjang Sarjana Strata 1).

“Beasiswa KIP Kuliah ini merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah, dengan tujuan agar mahasiswa ekonomi menengah ke bawah namun berprestasi, dapat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,” sebut Prof. Sagaf.

Prof. Sagaf mengemukakan, mahasiswa penerima KIP Kuliah harus memiliki perbedaan dengan mahasiswa yang tidak menerima KIP Kuliah. Perbedaan itu utamanya pada prestasi akademik.

“Mahasiswa penerima KIP Kuliah harus berprestasi secara akademik, IPK setiap semester minimal tiga, tidak boleh turun dari tiga,” tambah Prof. Sagaf.

Karena itu, Prof. Sagaf memotivasi mahasiswa penerima KIP Kuliah agar terus belajar, mengembangkan kompetensi akademik, dengan memanfaatka bantuan yang diberikan untuk kepentingan penunjang akademik.

“Selain berprestasi secara akademik, mahasiswa penerima KIP Kuliah juga harus memiliki karakter, ahlak yang baik, serta keterampilan salah satunya keterampilan berbahasa Inggris,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Datokarama Dr. Mohamad Idhan menjelaskan, 149 mahasiswa sebelum ditetapkan layak menerima KIP Kuliah terlebih dahulu dilakukan seleksi dengan tiga tahapan.

“Seleksi administrasi, wawancara dan survei lapangan, adalah tehapan seleksi yang dilakukan oleh UIN Datokarama sebelum menetapkan mahasiswa berhak menerima KIP Kuliah,” kata Dr. Idhan.

Ia menambahkan, tahapan itu dilakukan agar pemberian beasiswa KIP Kuliah tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.