Tulis Kata Tidak Etis Dalam Pelaksanaan PKKMB, 10 Mahasiswa Baru Untad Di Diskualifikasi

oleh -
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr.Ir. Sahaf, M.P. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ditemukan tulisan kata-kata yang tidak etis dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus dan Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 21 September 2020, sepuluh mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad) di diskualifikasi.

“Pastinya pihak universitas merespons hal itu, sementara dalam pelaksanaan PKKMB diberikan materi terkait etika kemahasiswaan. Olehnya ketika kami mendapatkan data terkait itu, maka panitia PKKMB bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan komisi desiplin melakukan rapat untuk menyikapi tindakan tersebut,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr.Ir. Sahaf, M.P. saat ditemui sultengnews.com di ruang kerjanya, Rabu (23/09/2020).

“Dalam rapat itu, kami dari panitia pelaksana mendiskualifikasi atau mengugurkan mahasiswa baru tersebut dan kami menyatakan tidak lulus dalam pelaksanaan PKKMB,” lanjutnya.

Disampaikan, diacara daring pelaksanaan PKKMB operator pelaksana acara dari tim IT menemukan beberapa chatingan yang sifatnya kurang etis, padahal tujuan dari PKKMB memberikan suatu perubahan terhadap sifat mahasiswa baru, yang tadinya bersifat tutorial untuk menjadi bebas bertanggungjawab.

Sahaf menerangkan, sementara untuk pelanggar kode etik atau pelanggaran akademik itu akan ditegakkan dan dilaksanakan oleh Komisi Disipli Untad.

“Mahasiswa baru yang melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan kode etik ada 10 orang. Itu sesuai data yang ada sama saya,” terangnya.

“Jika datanya kuat, mungkin akan kami lakukan pemanggilan terhadap calon mahasiswa itu,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *