Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Palu Gelar Lomba Lukis Mural

oleh -
Ketua KPU Palu, Agussalim Wahid saat menyampaikan sambutan pada lomba mural untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Walikota Palu 9 Desember 2020. FOTO : MIFTAHUL AFDAL/SN

PALU, SULTENGNEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggelar lomba lukis mural yang bertemakan “Nemo Golput” diambil dari bahasa daerah Kaili yang artinya jangan golput.

Kegiatan lomba mural tersebut di buka langsung Divisi Data dan Informasi KPU RI, Viryan Azis dan diikuti sebanyak 33 orang seniman mural se Kota Palu. Selanjutnya seluruh seniman itu akan menuangkan ide-ide kreatifnya yang akan dilukiskan di dinding.

“Tentu yang kami harapkan dalam kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih untuk Kota Palu, karena kita tidak bisa pungkiri bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berbeda dengan Pemilihan Umum (Pemilu), sebab di Pilkada tingkat partisipasi sangat rendah,” ujar Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid saat acara pembulaan kegiatan tersebut di Jl. Bantilan samping Kampus Unisa, Minggu (16/08/2020).

Para peserta lomba mural bersiap – siap untuk melukis di dinding samping Universitas Alkhairaat (Unisa) setelah resmi di buka. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

Dikatakan, tujuan kegiatan itu juga untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat serta mengingatkan tentang pelaksanaan pemilihan serentak pada 9 Desember 2020.

“Selanjutnya, ada semacam pesan atau edukasi politik kepada masyarakat bahwa memilih pemimpin itu wajib bagi seluruh masyarakat Kota Palu,” ucapnya.

Agussalim menuturkan, dengan kegiatan lomba mural ini, kiranya bisa melibatkan partisipasi seniman masyarakat, tapi yang pada intinya pesan yang diangkat dalam kegiatan ini, anak muda jangan golput atau pemilih milenial jangan golput. Hal itu lalu dituangkan oleh para seniman dalam bentuk lukisan mural di dinding sebagai ajakan untuk datang memilih pada 9 Desember 2020.

“Kami harapkan kegiatan ini dilaksanakan secara masif, sehingga bisa memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPU Sulteng, Sahran Raden mengatakan, mungkin baru KPU Kota Palu yang pertama kali melaksanakan lomba mural untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan Pilkada serentak di Sulteng.

“Kami menargetkan partisipasi masyarakat di atas 79 persen. Namun setelah covid-19, target itu menjadi impian saja, karena pada saat covid-19 dengan pembatasan yang ada tentu ini bagian dari tantangan kita,” sebutnya.

Dia juga menerangkan, target 79 persen untuk di Sulawesi Tengah, pihaknya bisa optimis bisa mencapai target tersebut.

Dengan pengalaman pada Pilgub 2015 , masa transisi pemilihan waktu itu dari 9 provinsi yang melakukan Pilkada, hanya Sulteng yang paling tertinggi angka partisipasi pemilih yang mencapai 68 persen, sementara provinsi yang lain di bawa 68 persen.

“Saya meyakini target 79 persen bisa kita raih meski sedikit sulit dengan keadaan sekarang ini, walaupun sebenarnya target dari KPU RI harus bisa mencapai 77,5 persen. Mudah-mudahan dengan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, bisa kita capai target tersebut,” tandasnya.

Selain di jalan Bantilan, ada tiga tempat lainnya dalam pelaksanaan lomba mural yaitu di samping RRI, kemudian di belakang Telkom dan terakhir di setia Budi. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *