Tinggatkan Kesiapsiagaan Sar, Basarnas Palu Gelar Rakorsarda Tahun 2021

oleh -
Gubernur Sulteng, Drs.Longki Djanggola, M.Si saat membuka kegiatan Rakorsarda Basarnas Palu. FOTO : MOH. NURFIANSYAH

PALU, SULTENGNEWS.COM – Peningkatan kesiapsiagaan Sar terus dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menggelar Rapat Kordinasi Sar Daerah (Rakorsarda) di Tahun 2021.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs.Longki Djanggola, M.Si, pihak Polda Sulteng, Korem 132/Tadulako, Angkatan Laut dan lainnya.

Dalam Rakorsarda itu, Basarnas Palu mengusung tema Melalui Rakorsarda Tahun 2021 Kita Tinggatkan Kesiapsiagaan Sar Dalam Menghadapi Bencana di Sulawesi Tengah di Masa Covid-19.

Ketua Panitia Pelaksana, Andi Sultan, S.E mengatakan, kegiatan Rakorsarda dilakukan demi mempererat dan menajalin kerjasama dengan pihak yang berdampingan Basarnas dalam proses operasi yang dilakukan di lapangan.

“Kegiatan dilakukan demi meningkatkan sinergitas dan solidaritas bersama TNI Polri, Dinas dan Badan terkait serta,”ujar Andi Sultan saat menyampaikan laporannya, di Hotel Best Western Coconut Palu, Kamis (01/03/2021).

Andi menyebut, kehadiran Basarnas Palu melalui Rakorsarda untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dalam melakukan operasi pencarian maupun pertolongan.

“Memberikan penanganan dan pelayanan kepada masyarakat di Sulteng,”ucapnya.

“Mengidentifikasi potensi bencana di wilayah kerja Basarnas Palu,”lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulteng, Drs. Longki Djanggola, mengatakan, fungsi Basarnas mendukung tiga pilar utama yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), Sarana dan Prasarana, dan peranan potensi Sar.

Diharapkan, seluruh potensi Sar yang ada ini dapat terlibat dalam operasi Sama sesuai kompetensi yang telah ada agar dapat melakukan operasi Sar dan dapat melakukan pertolongan terhadap masyarakat.

“Kita juga ketahui musibah itu terjadi dan kita tidak tau kapan akan terjadi, disitu ada peranan Sar yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat, baik karena bencana tsunami, gempa, dan likuifaksi, serta banjir bandang dan lainnya,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *