Target Adipura 2022, Walikota dan Ketua TP-PKK Kota Palu Gencar Sosialisasi ke Tingkat Kecamatan

oleh -
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE didampingi Ketua TP-PKK Kota Palu, Diag Puspita, A.Md saat melakukan sosialisasi Lomba Kawasan Adipura pada Minggu (12/9/2021). FOTO : HUMAS PEMKOT PALU

PALU, SULTENGNEWS.COM – Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE bersama Tim Perempuan Adipura Kota Palu kembali melakukan sosialisasi Lomba Kawasan Adipura Minggu (12/9/2021).

Sosialisasi yang juga dihadiri Ketua TP-PKK Kota Palu, Diag Puspita, A.Md yang juga selaku pembina Tim Perempuan Adipura Kota Palu kali ini dilaksanakan di dua titik yakni Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Mantikulore.

Dalam arahannya, Wali Kota menyebut bahwa tantangan membawa kota Palu menjadi Kota Adipura sangat besar dan butuh support dari masyarakat, sehingga dengan adanya Perempuan Adipura diharapkan bisa bekerja sama.

“Berbicara Adipura bukan hanya berbicara persoalan sampah, namun juga keindahan, kerapian, maupun ketertiban. Dibutuhkan usaha yang besar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tapi pihaknya ingin membuat kota Palu bersih, nyaman, tertib, bahkan meraih Adipura tahun 2023 mendatang, olehnya dibutuhkan peran serta dari semua masyarakat.

Minimal, katanya dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan rumah, dan lainnya.

“Kalau kita tidak menumbuhkan kesadaran, jangan harap kita meraih Adipura,” tekannya.

Ia berkomitmen akan membuat standar penilaian dalam Lomba Kawasan Adipura ini sehingga total hadiah yang didapatkan untuk kelurahan yang terbaik, sebanding dengan hasil penilaiannya.

Pada tahun depan, Pemerintah Kota Palu menyiapkan total hadiah sebesar Rp2 miliar untuk tiga kelurahan terbaik dengan rincian terbaik I mendapat Rp1 miliar, terbaik II mendapat Rp600 juta, dan terbaik III mendapat Rp400 juta.

“Tujuan kita bukan hanya Adipura dan lainnya, tapi bagaimana kita ingin mewujudkan kota kita bersih, nyaman, dan indah. Ini pekerjaan yang betul-betul serius,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, Wali kota Hadi berkesempatan membeli hasil karya masyarakat kelurahan Tondo berupa tempat duduk yang terbuat dari kumpulan botol air minum bekas yang diolah sedemikian rupa. FUL/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.