Tagana Kota Palu Tempati Islamic Center Perdos Untuk Suplai Makanan ke Warga

oleh -
Kordinator Tagana Kota Palu, Arianto saat ditemui di halaman Islamic Center yang berada di Perdos. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sejak diberlakukan PPKM Lock Mikro Efektif di Kelurahan Tondo tepatnya di Perumahan Dosen (Perdos), Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu melalui Tagana Kota Palu telah menempati halaman Islamic Center yang berada di Perdos guna untuk menyuplai makanan kepada warga terdampak COVID-19.

Kordinator Tagana Kota Palu, Arianto mengatakan, persolan teknis dalam upaya penyaluran logistik kepada warga terdampak COVID-19 di Perdos semuanya telah ditanggulangi oleh Dinsos Kota Palu dan Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah.

“Semua mulai dari Armada dan bahan baku semua difasilitasi oleh dinas sosial. Semua logistik itu real life difasilitasi Dinas sosial Kota maupun provinsi,”ucap Arianto saat ditemui di halaman Islamic Center yang berada di Perdos, Senin (16/08/2021) malam.

“Jadi antara Dinas Sosial Kota dan Provinsi saling membackup logistik. Bahwa ini menunjukkan ada langkah antisipasi respon kami terhadap pernyataan Walikota Palu,”sambungnya.

Arianto mengungkapkan, Tagana Kota Palu akan melakukan upaya pelayanan dari segi kebutuhan makanan warga terdampak COVID-19 kurang lebih selama 10 hari.

Penyalurannya logistik, kata dia, akan disalurkan berdasarkan data, karena tidak memungkinkan jika pelayanan dilakukan secara menyeluruh kepada semua warga di Perdos, sehingga pelayanan hanya untuk warga yang terdampak COVID-19.

“Pendataan sejak sore tadi sudah dilakukan oleh TNI Polri jadi dari data itu yang kita ambil, namun sampai saat ini mereka masih melakukan pendataan dan kami masih menunggu data itu,”ujarnya.

Ketika pemberlakuan Lock Mikro Efektif di Perdos yang telah disepakati pukul 21.00 Wita dan seterusnya tidak ada aktifitas apapun dari masyarakat. Sehingga, menurutnya terbangun orientasi pemikiran masyarakat jika ada pengetatan aktifitas, maka masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa. Olehnya itu, kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disini berperan sesuai bidangnya untuk membantu warga yang terdampak COVID-19.

“Jadi dalam penyaluran logistik atau makanan sudah ada tim yang dibagi, dari jumlah data dari tim itulah yang kami sediakan jumlah makanannya apabila tim tersebut tidak sempat untuk menyalurkan secara langsung maka Tagana akan mengambil tindakan untuk mengantar langsung ke rumah-rumah,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.