Syarifuddin Sudding : Peran Generasi Muda Sangat Penting Menjaga Keutuhan NKRI

oleh -

Anggota MPR RI, H. Syarifuddin Sudding saat menyampaikan materi para acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di salah satu kafe di Kota Palu, Minggu (24/11/2019). FOTO : MAHFUL/SULTENGNEWS.COM

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPR RI/MPR RI, H. Syarifudin Sudding menekankan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa – masa yang akan datang.

“Generasi muda memegang peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI dengan menangkal paham – paham yang bertentangan dengan ideologi kebangsaan kita,” ujar Syarifuddin Sudding saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan di salah satu kafe di Kota Palu, Minggu (24/11/2019).

Menurut Syarifuddin Sudding, keutuhan NKRI saat ini tidak lepas dari peran serta para pemuda yang sudah berikrar untuk berbangsa satu bangsa Indonesia sejak tanggal 28 Oktober 1928 silam. Jika tidak ada peran pemuda, maka keutuhan NKRI bisa terancam.

“Kita bisa bayangkan, jika pemuda tidak berikrar untuk berbangsa satu bangsa Indonesia ditengah suku bangsa kita yang sangat beragam ini, tentu akan sangat mudah dipengaruhi oleh pihak – pihak tertentu yang memiliki tujuan untuk merusak keutuhan negara kita,” ujar Anggota MPR RI asal Sulawesi Tengah (Sulteng) ini.

Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, anak – anak muda Indonesia harus mengambil peran dalam menjaga dan membentengi keutuhan Negara Indonesia dari upaya – upaya pihak luar yang ingin menghancurkan keutuhan NKRI dari berbagai serangan pihak luar.

“Salah satu upaya pihak luar untuk menghancurkan negara kita, yakni dengan memasukkan narkoba ke negara kita untuk merusak mental generasi muda Indonesia,” tegasnya.

Olehnya kata Syarifuddin, generasi muda harus mengambil peran dalam menangkal masukknya narkoba di kalangan generasi muda saat ini, sehingga tidak mudah terjebak dalam perangkap narkoba ini.

“Persoalan narkoba ini adalah kejahatan transnasional yang merupakan setting global untuk menghancurkan dan melumpuhkan generasi penerus bangsa, sehingga daya pikirnya menjadi lemah dan tak mampu lagi melihat tantangan bangsa kedepan,” tegasnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *