Sri Indianingsi Lalusu Ajak Perempuan Masuk Dunia Politik

oleh -
Sri Indianingsi Lalusu (Jilbab Kuning) saat menjadi salah satu narasumber pada diskusi publik pada peringatakan Hari Perempuan Internasional, Kamis (12/3/2020). FOTO : MAHFUL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Ketua Komisi I DPRD Sulteng, Sri Indrianingsi Lalusu mengajak perempuan Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk masuk ke dunia politik agar lebih mudah memperjuangkan hak – haknya.

Ajakan itu, disampaikan Sri Indianingsi Lalusu saat menjadi salah satu narasumber, mewakili ketua DPRD Sulteng diacara Peringatan Hari Perempuan Internasional yang dilaksanakan di Kafe Sebelah, Kamis (12/3/2020).

Menurut Sri Indrianingsi Lalusu, perempuan harus terus ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya agar bisa setara dengan laki – laki, sehingga dapat memperjuangkan hak – hak dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Kalau perempuan tidak ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya, bagaimana dia bisa setara dengan laki – laki,” ujar ketua komisi I DPRD Sulteng ini.

Dikatakan, dalam dunia politik perempuan tidak kalah dari laki – laki, terbukti dirinya merupakan perempuan pertama di DPRD Sulteng yang sudah duduk sebagai anggota dewan empat kali berturut – turut. Bahkan pada Pileg tahun 2019, berhasil duduk kembali sebagai anggota dewan perempuan dengan suara terbanyak.

Sri sapaan akrab politisi PDIP ini, lalu membagi beberapa tips sebagai politisi agar bisa sukses di dunia politik.

“Pertama, harus ada nawaitu atau niat. Jika tidak ada niat, maka itu tidak akan berhasil. Kedua, harus mampu mengukur diri. Banyak politisi hanya karena banyak uang dipanas – panasi oleh timnya lalu maju tanpa mengukur kemampuan akhirnya kalah,” ujarnya.

Mengukur kemampuan itu kata Sri, seperti kapasitas dan kualitas yang telah dimiliki. Jangan sampai jadi politisi, tapi tidak bisa berbicara dihadapan masyarakat. Paling tidak kata Sri, politisi itu harus bisa beretorika dan kapasitas berbicara di depan masyarakat.

“Ketiga, harus punya mental yang kuat, karena politik itu adalah strategi yang berliku – liku. Kalau tidak punya mental yang kuat dan strategi, maka akan mudah terjerumus ke hal – hal yang tidak baik,” terangnya.

Dia menjelaskan ada empat tipe politik yakni pelaku politik, pejuang politik, pemerhati politik dan pelacur politik. Namun Sri tidak menjelaskan secara rincih satu persatu, karena waktu diskusi yang tidak memadai untuk membahas semua itu.

“Kalau itu saya jelaskan satu – satu bisa memakan waktu lalu. Namun yang pasti, kita harus bisa berjuang di dalam dunia politik, karena jabatan – jabatan penting di negara ini merupakan hasil dari politik,” tekannya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *