Sosok Prof Aminuddin Ponulele Dimata Rusdy Mastura

oleh -
Rusdy Mastura sesuai hadir melayat di rumah duka Prof.Aminuddin Ponulele. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sosok Prof.H.Aminuddin Ponulele merupakan pemimpin seorang pemimpin yang paripurna dimata Rusdy Mastura atau akrab di sapa Cudi.

“Dia (Prof. Aminuddin Ponulele) paripurna bagi saya sebagai pemimpin, dia pernah jadi wartawan, guru, dan dosen, dia juga ikut karate, jadi dia itu paripurna bagi saya,”ujar Cudi saat ditemui sultengnews di rumah duka, jalan Lasoso, Kelurahan Lere, Kota Palu, Rabu (27/01/2021).

Bagi Cudi, seorang Prof.Aminuddin Ponulele merupakan pemaaf, Cudi mengatakan, dirinya sering berdebat dengan Prof.Aminuddin Ponulele.

“Saya orang yang sering membantah dia, tapi saya sering minta maaf dengan dia, saya cium kakinya dan dia maafkan,”ucapnya.

“Jadi ia bukan pendendam,”tambahnya.

Cudi juga menyampaikan agar kiranya pihak keluarga bisa tabah atas kepergian Prof.Aminuddin Ponulele.

“Bagi keluarga tetap tabah, memang usia beliau juga sudah tua dan generasi satu-satunya,”ucapnya.

Menurut Cudi, sakit yang diderita oleh Prof.Aminuddin Ponulele merupakan cara Allah SWT untuk mengampuni dosa-dosanya untuk kemudian ditempatkan di sisi Allah SWT.

“Alhamdulillah, dia salah satu pemimpin yang sakit lama, dimana-mana teorinya kalau Allah memberikan sakit lama berarti di hapus semua dosa-dosanya,”ungkapnya.

Sejak pagi tadi, Cudi datang ke RS.Budi Agung tempat Prof.Aminuddin Ponulele di rawat selama enam hari sebelum tutup usia.

“Jam 10 lewat saya ke rumah sakit, saat mendengar kabar saya langsung datang melayat,”sebut Cudi. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *