Sosok Artha Radjak di Mata Anwar Hafid

oleh -

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kabar duka atas meninggalnya Sektetaris DPD Partai Demokrat Sulteng Artha Radjak, tidak hanya meninggalkan duka kepada keluarga, kader dan simpatisan Partai Demokrat, tapi yang paling merasa kehilangan adalah Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar Hafid yang dalam beberapa bulan terakhir ini sangat intens bersama Almahum Artha Radja mengelilingi Sulteng hingga ke desa – desa.

Lalu seperti apa sosok Artha Radja di mata Anwar Hafid, sehingga membuatnya sangat merasa kehilangan..?

“Beliau pribadi yang sangat humanis, humoris tapi sangat teguh pada pendirian serta setia kawan. Almarhum sangat perhatian sama kawannya,” ujar Anwar Hafid saat dihubungi sultengnews.com, Jumat pagi (6/3/2020).

Anwar Hafid bercerita, awal mula perkenalannya dengan Almarhum Artha Radjak sejak tahun 2010. Kala itu, Anwar Hafid melamar menjadi ketua DPD Partai Demokrat Sulteng. Anwar Hafid mengaku langsung akrab dan sangat akrab.

“Hubungan kami bukan sekedar struktural, tapi layaknya kakak dan adik. Beliau di mata saya adalah suami yang sangat romantis bagi keluarganya. Ayah yang sangat perhatian pada anak anaknya. Beliau lebih tua dari saya, tapi hampir selama 10 tahun lebih bersama di Demokrat, belum pernah saya terlibat berselisih paham dalam hal apa saja. Beliau kawan terbik, sahabat terbaik dan saudara terbaik bagi saya,” kenang Anwar Hafid.

Mantan Bupati Morowali dua periode ini mengaku, sangat berduka atas wafatnya salah satu kader terbaik Partai Demokrat itu. Anwar Hafid mengaku sangat terpukul atas kehilangan salah seorang sahabat diskusi terbaik.

“Saya tulis WA ini, tak sadar saya menangis mengenang Almarhum. Saat beliau meninggal, saya berada di Kecamatan Sojol sosialisasi. Saya sangat kaget ketika salah seorang tenaga Ahli saya menelpon selepas acara silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Sojol. Dia mengabarkan bahwa pak sek telah meninggal. Mendengar berita itu, saya langsung membatalkan semua acara saya besok harinya dan langsung kembali ke Palu,” tulis Anwar Hafid via WhatApp kepada redaksi sultengnews.com saat dihubungi media ini.

“Alhamdulilah, saya tiba di rumah duka pukul 03.00 wita. Selamat jalan saudaraku, Insya Allah mendapat tempat terbaik di Jannah Allah SWT,” tutupnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *