SK Golkar Untuk Pasangan Cudi – Ma’mun Beredar Luas di Sosial Media

oleh -

PALU, SULTENGNEWS.COM – Siapa pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang akan diusung Partai Golkar di Pilgub Sulteng, hingga kini masih menjadi tandatanya karena belum ada pengumuman resmi dari partai Golkar tentang Paslon yang akan diusung.

Namun hari ini, Senin (31/8/2020) tiba – tiba muncul Surat Keputusan (SK) atas penetapan pasangan calon Rusdy Mastura – Ma’mun Amir dari Partai Golkar sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang akan diusung Partai Golkar.

SK tersebut, dikeluarkan sejak tanggal 19 Agustus 2020 dan ditandatangani langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus.

Pada poin pertama keputusan itu, sangat jelas disebutkan mengesahkan dan menetapkan Rusdy Mastura sebagai Calon Gubernur dan Ma’mun Amir sebagai Calon Wakil Gubernur Sulteng periode 2020 – 2024.

Kedua, menugaskan DPD Partai Golkar Provinsi Sulteng untuk menindaklanjuti keputusan ini sesuai dengan ketentuan organisasi dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Ketiga, menugaskan DPD Partai Golkar Provinsi Sulteng untuk mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke KPU daerah setempat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Keempat, keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluru jajaran pengurus, fungsionaris, kader dan anggota Partai Golkar.

Kelima, segala tindakan yang bertentangan dengan hasil penetapan rapat tim Pilkada Pusat Partai Golkar dan keputusan ini, akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

Keenam, dengan ditetapkannya surat keputusan ini, maka surat tugas DPP Partai Golkar nomor ST-34/DPP/GOLKAR/III/2020 tertanggal 20 Maret 2020 tentang membangun komunikasi dengan partai politik lain dalam rangka kepentingan Pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Sulteng dinyatakan tidak berlaku.

Ketuju, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini, maka akan dapat ditinjau kembali.

Demikianlah beberapa poin keputusan dari DPP Partai Golkar.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pengurus relawan Rusdy Mastura – Ma’mun Amir yang enggan disebutkan namanya mengatakan, SK itu sudah beredar luas di relawan Cudi – Ma’mun, hanya saja belum disampaikan ke publik karena menunggu pengumuman resmi dari partai Golkar dan sekaligus penyerahan Model B1 KWK Parpol kepada pasangan Cudi – Ma’mun.

“Kalau info yang masuk ke relawan Cudi – Ma’mun, SK itu A1 cuma tidak etis disampaikan ke publik sebelum ada pengumuman resmi dari partai Golkar dan penyerahan B1 KWK,” tutupnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *