SK Dibatalkan Karena Langgar Kode Etik Dosen dan Statuta

oleh -
Ketua STIE PB Palu Dr. Husein, H. Moh. Saleh, S.E., M.S. FOTO : RIZAL/SULTENGNEWS.COM

Keputusan Ketua STIE PB Palu Atas Rekomendasi BPH Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Palu

PALU, SULTENGNEWS.COM – Keputusan mencabut dan membatalkan SK Nomor 034/SK/STIE-PB/IX/2021 tentang pengangkatan Ketua, Sekretaris dan Anggota Senat Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Panca Bhakti Palu tahun akademik 2021/2025 itu tidak lain disebabkan oleh adanya pelanggaran kode etik dosen dan melanggar Statuta STIE Panca Bhakti Palu.

Keputusan pembatalan ini pun sesuai dengan keputusan, penetapan dari BPH Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Palu yang meminta Ketua STIE Panca Bhakti Palu untuk mengambil tindakan atas pelanggaran yang dilakukan beberapa oknum pejabat tinggi di lingkungan kampus STIE Panca Bhakti Palu.

Ketua STIE PB Palu Dr. Husein, H. Moh. Saleh, S.E., M.S, tegaskan, perbuatan dari beberapa oknum pejabat structural dan dosen dilingkungan kampus STIE PB Palu telah melakukan pelanggaran kode etik dosen Bab IV pelanggaran pasal 9 ayat 2 dan 3.

Selain itu pula, sambung Dr. Husein, beberapa oknum tersebut telah melanggar STATUTA STIE Panca Bhakti Palu Tahun 2018 pasal 10 ayat 3, dengan sejumlah bukti pelanggaran yang dibuat oleh oknum tersebut.

“Telah merongrong kewibawaan pejabat dilingkungan Institusi STIE Panca Bhakti Palu dalam menjalankan tugas dan jabatannya, dengan mengeluarkan percakapan yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang dosen. Dan menurut kami ini sangat tidak pantas sehingga merujuk pedoman kode etik Bab IV pelanggaran pasal 9 ayat 2,” kata Dr. Husein kepada SultengNews.Com saat ditemui langsung di ruangannya, Kamis (25/11/2021).

“Bertindak menyalah gunakan jabatan dan telah melampaui kewenangan yang ada padanya (selaku ketua Senat telah mengeluarkan SK Panitia Wisuda No.004/SDk/SENAT-STIE/XI/2021 tertanggal 2 November 2021 tanpa tembusan ke ketua STIE Panca Bhakti Palu, bertentangan dengan SK Senat Nomor 003/SK/SENAT-STIE-PB/XI/2021,” sambung Dr. Husein.

Olehnya, selaku Ketua STIE Panca Bhakti Palu mengajukan usulan kepada BPH Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Palu untuk memberikan sanksi kepada dosen-dosen yang bersangkutan.

Kemudian, berdasarkan dari usulan Ketua STIE Panca Bhakti Palu kepada BPH pada tanggal 8 November 2021 tentang kondisi kampus yang sudah tidak kondisif lagi.

Maka dari hasil rapat BPH pada hari Kamis 9 November 2021, memutuskan, menetapkan dan meminta kepada Ketua STIE Panca Bhakti Palu untuk segera mencabut dan membatalkan SK. Nomor 034/SK/STIE-PB/IX/2021 Tentang pengangkatan ketua, Sekretaris dan anggota Senat tahun 2021-2025.

“Selain itu Melakukan Restrukturisasi struktur organisasi pengelola STIE Panca Bhakti Palu,” ungkapnya.

“Tidak memberikan jadwal mengajar kepada dosen-dosen yang telah melanggar kode etik dosen dan Statuta,” tegas Dr. Husein.

Sebelumnya, pada pemberitaan sebelumnya di salah satu media yang ada, puluhan dosen serta ketua Senat mempertanyakan adanya keputusan Ketua STIE PB Palu berkaitan dengan SK Nomor 52/STIE-PB/ XI/ 2021 Tentang Pencabutan dan Pembatalan Surat Keputusan Pengangkatan Ketua, Sekretaris dan Anggota Senat Akademik STIE PB Palu, yang dinilai cacat hukum.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.