Setelah Hilang Beberapa Hari, Risky Akhirnya Ditemukan Dalam Keadaan Selamat

oleh -
Proses pencarian pendaki hilang di Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. FOTO : Humas Basarnas Palu

SIGI, SULTENGNEWS.COM – Salah seorang pendaki bernama Risky berusia 21 tahun yang sempat hilang di Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Kepala Ops Basarnas Palu, Andi Sultan mengatakan pada 25 Agustus 2021 sekira pukul 06.30 Wita, Tim SAR Gabungan melaksanakan breafing untuk melakukan operasi SAR hari ketiga terhadap korban yang hilang di Gunung Nokilalaki pada saat    melaksanakan pendakian yang saat ini berada di Bantaran Sungai Rawa.

Dalam Operasi Sar itu kata Andi Sultan, Tim SAR Gabungan membagi Sru menjadi 2 Sru dan melalukan pencarian disekitaraan sisi kanan dan kiri bantaran Sungai Rawa dengan menggunakan metode pencarian tracking mode  Eta pencarian pada pukul 16.00 Wita (10 jam pencarian).

Setelah dilakukan upaya pencarian dengan tracking mode  Eta, Sultan mengungkapkan akhirnya, korban ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat.

“Pukul 14.05 Wita, Tim SAR Gabungan telah menemukan korban dengan keadaan selamat berjarak kurang lebih 4.14 km dari posko Desa Sopu dalam keadaan selamat,” ujar Andi Sultan yang dihubung sultengnews.com malam ini, Rabu (25/08/2021).

Lebih lanjut Sultan menyebut, pukul 14.20 Wita Tim SAR gabungan melakukan penanganan medis darurat terhadap korban dan Tim SAR Gabungan melakukan D’brifing dan memutuskan proses evakuasi terhadap korban akan dilakukan esok hari pada pukul 06.30 Wita dikarenakan cuca kurang memungkinkan untuk proses evakuasi dan memutuskan untuk bivak di lokasi

Senada dengan itu Komandan Tim (Dandim) Basarnas Palu, Juniko mengatakan, saat ini Tim SAR Gabungan telah bersama dengan Risky dan memutuskan untuk bermalam dan melanjutkan proses evakuasi di esok hari.

“Untuk saat ini tim SAR gabungan yang berada di atas bersama korban memutuskan untuk bermalam, dikarenakan cuaca yang kurang bagus (hujan) kemudian kondisi korban belum terlalu sehat, sehingga mereka putuskan untuk bermalam,”katanya.

Juniko juga menambahkan, bahwa Tim SAR Gabungan yang telah menemukan Risky meminta agar ada suplai makanan dan obat-obatan, sehingga Juniko telah mengirimkan satu tim menuju ke lokasi Tim SAR Gabungan bersama Risky.

“Namun mereka minta di drop logistik, tenda, obat-obatan, sehingga tadi pada pukul 20.30 Wita, 1 team terdiri dari 7 orang di berangkatkan untuk membawah kebutuhan team yang berada di atas gunung, adapun estimasi perjalanan kurang lebih 3 jam,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.