Sesalkan Penarikan KSS, Tokoh Pemuda Sulteng : Bentuk Kepanikan Hidayat – Bartho

oleh -
Calon Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura saat berbincang hangat dengan warga Sulteng. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Tokoh pemuda Sulawesi Tengah (Sulteng) Mahamuddin menilai adanya penarikan Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) milik Paslom Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Rusdy Mastura – Ma’mun Amir merupakan sebuah kepanikan yang ditunjukkan Paslon nomor urut 1 Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala.

“Terkait dengan tindakan 01 yang melaporkan KSS ini saya melihatnya ini adalah jawaban atas keresahan tim 01. Mereka begitu panik dengan apa yang terjadi hari ini,” tegas Mahamuddin saat ditemui di Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (28/11/2020).

Karena kepanikan itulah, dia melanjutkan, membuat tim Hidayat – Bartho terus berupaya melemahkan nmelemahkan keyakinan masyarakat. Dengan tujuan untuk menciptakan kegaduhan di masyarakat.

Lebih dari itu dia mengungkapkan, Paslon 01 juga didapati menggiring opini di masyarakat. Lantaran bukan hanya menarik kartu saja akan tetapi juga menyebarkan pemahaman sesat yang mengatakan bahwa proram tersebut tidak bisa direalisasikan.

“Kepanikan itulah yang mendasari mereka untuk melemahkan keyakinan masyarakat. Serta juga berusaha untuk membuat kerisauan atau kekhawatiran atas wujud nyata program dikemudian hari,” imbuh Mahamuddin.

Oleh karenanya dia menilai tindakan Hidayat – Bartho yang memerintahkan para relawannya untuk menarik KSS bukan sebuah contoh yang baik dalam berpolitik. Menurutnya hal tersebut menjadi bukti nyata Paslon 01 tidak pro dengan rakyat.

“Soal keberpihakan terhadap rakyat kecil. Ini juga menjadi bukti bahwa 01 tidak berpihak kepada kebutuhan masyarakat bawah atau miskin,” tutup Mahamuddin. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *