Serap Aspirasi, Masyarakat Sulteng Ngopi Bareng Cudy

oleh -
Calon Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura saat memesan kopi di salah satu Warkop di Kota Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Mengisi waktu senggang pasca ditetapkan menjadi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng). Rusdy Mastura mendatangi Warung Kopi Sudimari K4 yang bertempat di Jalan Tanjung Dako, Palu Selatan, Kota Palu.

Sesampainya di lokasi, Kopi O menjadi minum yang dipesan pria yang akrab disapa Cudy ini. Tanpa ragu dia duduk dengan para pengunjung warung kopi (Warkop).

Pemilik Warkop Sudimari K4 Irsan Liembara mengatakan, Cudy sudah sering sekali datang ke warung kopi. Dia melihat mantan Wali Kota Palu dua priode ini merupakan figur yang dekat dengan masyarakat.

Karenanya setiap kali Cudy ke warung kopi selalu mendapat sambutan yang begitu hangat. Bahkan tak jarang Cudy mentraktir para pengunjung dengan menggratiskan minum kopi.

“Sudah sering beliau ke sini, sebelumnya ada di warkop saya yang pertama. Cuma sudah hancur karena gempa. Alhamdulillah sekarang sudah ada dan Pak Cudy tidak pernah lupa dengan masyarakatnya,” ujar Irsan di Palu Selatan, Kota Palu.

Lebih lanjut dia menilai, Cudy merupakan sosok pemimpin yang memiliki jiwa sosial tinggi. Bahkan tidak jarang pasangan Ma’mun Amir dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng 2020 ini mendengarkan setiap keluh kesah masyarakat di warkopnya.

“Terimakasih untuk Pak Cudy saya sangat mendukung beliau di Pilgub Sulteng. Beliau pemimpin yang berjiwa sosial,” imbuhnya.

Karena itulah, Irsan begitu mendukung Cudy untuk dapat menjadi pemimpin Sulteng selanjutnya. Kedepan dia juga akan mengenalkan Cudy kepada setiap pengunjung yang datang.

“Insya Allah semoga Pak Cudy bisa menjadi gubernur Sulteng. Nomor dua Rusdy Mastura gubernur kita,” imbuh Irsan.

Menyaikapi banyaknya pengusaha warung kopi, Cudy menginginkan agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti yang dilakukan Irsan bisa terus berkembang. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran aktif dari pemerintah daerah.

Peran yang dimaksud Cudy yakni dengan menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terjangkau bagi pelaku usaha kecil. Bila hal tersebut dapat dimaksimalkan maka bisa meningkatkan modal untuk mengembangkan usaha.

“Ya marilah kita jadikan usaha UMKM ini makin maju di Sulteng. Seharusnya KUR diberikan kepada bidang yang menjadi lumbung usaha masyarakat sepeti petani, nelayan, peternak, dan UMKM,” kata Cudy.

“Dengan bunga 6 persen tanpa jaminan. Sehingga bisa membantu masyarakat meningkatkan perekonomian dalam menjani kehidupan,” tutupnya. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *