Sempat Terhenti, Pembangunan Gedung Perpustakaan SDK Poraegoa Akhirnya Dilanjutkan

oleh -

Aktivitas pembangunan perpustakaan yang akhirnya dilanjutkan kembali setelah sempat terhenti. FOTO : ABDUL RIFAI/SULTENGNEWS.COM

AMPIBABO, SULTENGNEWS.COM – Proses pembangunan gedung perpustakaan Sekolah Dasar Kecil (SDK) Poraegoa Indah, Desa Paranggi, Kecamatan Ampibabo, Parigi Moutong yang sebelumnya dihentikan pengerjaannya karena lahan tempat dibangunnya gedung itu dipersoalkan warga, akhirnya dilanjutkan kembali.

Dilanjutkannya pembangunan itu, diketahui setelah terlihat adanya aktifitas pekerjaan yang dilakukan di gedung perpustakaan yang sebelumnya sudah tidak dikerjakan itu.




“Gedung perpustakaan kembali dibangun, karena ada perintah dari PUPR untuk dilanjutkan kembali ” ujar Ferdi, pengawas lapangan pembangunan SDK Poregoa kepada sultengnews.com saat ditemui di lokasi, Sabtu (14/12/2019).

Pemilik lokasi, Moh. Wadud yang dikonfirmasi melalui WhastApp tidak mau berkomentar banyak serta tidak mau menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan media ini.

“Nanti tanya sama orang situ saja apa perpustakaan dibangun atau mushalah, Tanya semua itu. Masalah surat hibah tanah, saya belum serahkan surat hibahnya, tiba-tiba mereka sudah melakukan pembangunannya,” jawabnya.

Terkait beredarnya isu pertemuan antara pimpinan proyek dengan pemilik lokasi serta adanya deal-deal, Moh Wadud enggan menjawab.

“Oh…,iya sebelum saya jelaskan, tolong kau sampikan dulu, orang yang menginfokan deal-dealnya itu berapa jumlah itu saya terima ? Tolong juga kemiu jelaskan ke kami, perbedaan makna kata, “bertemu” dengan kata “ditemui” atau didatangi ” jawabnya.

Namun melalui media ini, Moh. Wadud justru menyampaikan jangan lagi ada dikalangan masyarakat berupaya menghambat jalannya pembangunan yang sedang berjalan. Jika ada seperti itu, berati perbuatan itu sengaja menghalangi program pemerintah.




“Jangan lagi ada keterangan muncul yang menginterpretasi negatif, fitnah atau tafsiran yang memfitnah orang lain,” tandasnya.

Ketua Komite SDK Poregoa, Nahir saat mendengar pengerjaan gedung perpustakaan dilanjutkan kembali menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya persoalan pembangunan gedung perpustakaan itu.

“Saya bersyukur bila pekerjaan sudah dilanjutkan,” ujarnya.

Dikatakan, bangunan apapun yang dibangun, dia mengaku selalu mendukung. Yang terpenting saat ini, bagaimana setelah selesai semua bangunan dikerjakan agar dilengkapi juga dengan tenaga guru yang memadai.

“Sudah itu saya sampaikan, mau bangun apapun saya tidak ada masalah. Yang terpenting setelah bangunan ini selesai, agar ditempatkan juga guru PNS, karena di sekolah ini hanya satu orang PNS yaitu kepala sekolahnya saja dan yang lain cuman honorer semua,” ujarnya.




Kepala SDK Poraegoa Indah Paranggi, Moh. Mubin, S.Pd saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui bahwa pekerjaan sudah dilanjutkan. Meski demikian, ia juga bersyukur bahwa proses pembangunan gedung perpustakaan dilanjutkan dan berupayah membuatkan hibah yang baru atau surat pernyataan tentang tidak adanya Mushalah yang dibangun serta akan mengkoordinasikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong.

“Tetap dibuatkan hibahnya yang baru, karena tidak ada pembangunan mushalah. Mengenai masalah ini, Insya Allah saya akan koordinasikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong,” tutupnya. FIK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *