Selesaikan Sumber Masalah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak..!

oleh -
Fraksi PKS saat melakukan media gathering bersama sejumlah wartawan. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terus meningkat, maka perlu menyelesaikannya dari sumber masalah.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulteng, Wiwik Jumatul Rofi’ah dalam media gathering
yang hadiri juga Sekretaris Fraksi PKS, M Tahir dan Bendahara Sri Atun bersama sejumlah wartawan di ruang fraksi DPRD Sulteng, Senin (27/07/2020).

“Kalau ada masalah, yang harus diselesaikan adalah sumber masalah,” ujarnya.

Menurutnya, biasanya permasalahan seperti ini lebih sering diberikan terkait kuantitas kejadian, tapi tidak dijelaskan apa penyebabnya. Sebab, mungkin saja kekerasan itu terjadi karena stres seperti belum mendapatkan kepastian Hunian Tetap (Huntap) khususnya di Kota Palu.

Dia menerangkan, perlu ada solusi fundamental. Sejak musibah likuifaksi, masuk lagi Covid-19 bisa jadi itu penyebabnya karena banyaknya masalah yang dapat memengaruhi psikologi.

“Sewaktu di DPRD Kota Palu, saya pernah menyumbang untuk relaksasi ibu-ibu yang dianiaya,” terangnya.

Dia juga mengharapkan, permasalahan yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan, alangkah baiknya di selesaikan secara kekeluargaan terlebih dulu sebelum masuk kepada penagakan hukum di kepolisian.

“Sesuatu yang sesungguhnya bisa diselesaikan, tapi langsung dilapor ke kepolisian sehingga menjadi besar. Dalam Islam sesuatu yang bisa diselesaikan dalam rumah tangga, harus diselesaikan dulu dengan menghadirkan orang ketiga,” ungkapnya.

Padahal kata dia, peraturan daerah (Perda) terkait ketahanan keluarga sudah ada, akan tetapi kembali ke pemerintah daerah untuk pembiayai pelaksanaan itu.

“Kalau semua masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak dilakukan dengan semua aturan itu, pasti akan selesai,”ucapnya.

Dia juga menambahkan, permasalahan pendidikan banyak masuk kepada fraksi PKS yang merupakan aspirasi dari emak-emak.

“Banyak keluhan dari masyarakat terkait dengan pendidikan yang sering masuk ke PKS, khususnya keluhan dari emak-emak. Hal itu juga menjadi perhatian penting dari fraksi PKS yang akan di diskusikan lebih lanjut,” tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *