Sebelum PKS Menyatakan Dukungan, Anwar Hafid Mengaku Sempat Stres Urus Rekomendasi Partai

oleh -
Anwar Hafid
Bakal Calon Gubernur Sulteng, Anwar Hafid didampingi Bacalon Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido saat menyampaikan orasi politik dihadapan ribuan relawan dan masyarakat di Sriti Convention Hall Jalan Durian Palu Barat, Senin (08/07/2024). FOTO : SULTENGNEWS.COM/MAHFUL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Bakal Calon (Bacalon) Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengaku sempat stres mengurus rekomendasi partai agar bisa cukup dan memenuhi syarat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum akhirnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan dukungan kepada pasangan Anwar – Reny maju di Pilkada Sulteng.

“Istri saya bilang, baru kali ini bapak seperti stres mengurus rekomendasi partai. Saya katakan siapa tidak stres, ada partai sudah dibujuk dan sudah komitmen eh tiba – tiba diambil orang. Tiga bulan ini pasangan Anwar – Reny takancing kasian, sampai akhirnya ketemu partai yang tidak bergeming dengan rayuan dan itu adalah PKS,” ujar Anwar Hafid disambut riuh teriakan ribuan relawan dan masyarakat yang hadir dalam deklarasi pasangan Anwar – Reny di Sriti Convention Hall Jalan Durian Palu Barat, Senin (08/07/2024).

“Semoga partai – partai yang telah menyatakan dukungan ini, tetap komitmen dan memegang janji bersama. Terima kasih PKS, Insya Allah saya tidak akan berkhiyanat,” tambah Anwar Hafid yang didampingi dr. Reny Lamadjido.

Mantan Bupati Morowali dua periode ini mengaku, dukungan dari PKS akhirya bisa membuat pasangan dengan tegline BERANI atau Bersama Anwar – Reny ini Insya Allah bisa “Berlayar” maju sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Pilkada Sulteng 27 November 2024 mendatang.

“Insaya Allah pasangan BERANI bisa berlayar tidak dengan perahu, tapi dengan kapal besar,” ujar Anwar Hafid lantang disambut tepuk tangan riuh darai ribuan relawan dan masyarakat yang hadir di acara deklarasi itu.

Anwar Hafid menyampaikan, untuk bisa menjadi pemimpin minimal memiliki dua syarat yakni pernah berkarir dari bawah sehingga mengerti permasalahan bawahan, serta pernah jadi pemimpin meskipun dengan skala yang kecil sehingga dapat mengerti apa yang harus dilakukan saaj jadi pemimpin nanti.

“Semua syarat itu ada pada diri Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido, sehingga apa lagi yang membuat bapak ibu ragu terhadap pasangan BERANI ini. Pasangan BERANI ini adalah paket komplit, asli lagi, bukan imitasi atau atau impor benar – benar asli,” katanya berkelekar dan disambut tawa ribuan pendukungnya.

Anwar Hafid juga menegaskan bahwa menjadi seorang pemimpin harus berani mengambil resiko dari setiap langkah yang dipilihnya.

“Saya ini terpilih lagi jadi Anggota DPR RI, tapi saya pastikan akan mundur dari DPR RI baik yang sekarang maupun yang akan datang setelah ditetapkan sebagai Calon Gubernur Sulteng, itulah resiko yang harus diambil sebagai seorang pemimpin.

Diakhir pidatonya, Anwar Hafid mengingatkan relawan dan para pendukungnya untuk mengindari politik identitas, karena itu berpotensi memecah belah masyarakat. Begitu juga politik uang, karena jika masyarakat memilih hann karena diberi uang, maka yakin saja pemimpin yang terpilih tidak akan memperhatikan masyarakat.

“Jadi kalau misalnya ada yang terpilih jadi gubernur karena habis sampai 200 miliar, maka yakin saja mau sampai kapan dia akan memikirkan masyarakat. Paling kalau ada masyarakat yang mengajukan proposal paling dia jawab untuk apa lagi, kan sudah saya bayar dulu,” tegasnya.

Olehnya, Anwar Hafid meminta kepada semua relawan dan para pendukungnya untuk menghindari politik identitas dan politik uang.

Sementara Ketua DPW PBB Sulteng, Herman Latabe pada kesempatan itu menyampaikan bahwa kehadiran PKS di koalisi membuat pasangan BERANI sudah cukup dan bisa berlayar mendaftar di KPU sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

“Selama tiga bulan Demokrat dan PBB mencari patner, sampai akhirnya ada PKS sehingga cukup sudah persyaratan pasangan BERANI untuk mendaftar di KPU,” katanya.

Herman Latabe menyampaikan, kenapa PBB lebih awal menyatakan dukungan kepada pasangan BERANI, karena sejak tahun 2007 lalu PBB sudah bersama Anwar Hafid saat maju menjadi Calon Bupati di Morowali.

“Kita butuh pemimpin yang punya komitmen dengan masyarakat, calon pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya. Tidak gampang meninggalkan jabatan DPR RI yang merupakan impian banyak orang, tapi pak Anwar Hafid relah meninggalkan itu untuk masyarakat Sulteng,” tegasnya.

Untuk itu, Herman Latabe mengajak semua masyarakat agar mengajak tetangganya untuk menconlos pasangan Anwar – Reny pada 27 November 2024 mendatang.

“Semoga dibawa Naungan Bulan Bintang, kita citpakan masyarakat yang adil dan sejahtera dibawa kepemimpinan Anwar – Reny yang demokratis,” tandasnya.

Sementara Ketua DPW PKS, Muhammad Wahyudin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa PKS akan berkomitmen dengan pasangan BERANI untuk maju sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada Sulteng 2024.

“Intinya kami di PKS menawarkan kepada masyarakat Sulteng paket komplit pasangan Anwar – Reny, karena sama – sama dari birokrasi, lalu ke politik dan pemimpin daerah. Pak Anwar Hafid dua periode jadi Bupati Morowali dan ibu dr. Reny saat ini menjadi Wakil Wali Kota Palu,” tandasnya. (Mh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.