SDK Desa Sipayo Tak Kunjung Diperhatikan, DPRD Parimo Sayangkan Kinerja Disdikbud

oleh -
Proses belajar mengajar di SDK Bangkalan Desa Sipayo di luar ruangan akibat rusaknya sejumlah ruang kelas. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong (Parimo) Dapil II, Moh.Fadli pertanyakan kinerja dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parimo.

Pasalnya, sudah beberapa kali pergantian Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud), namun sampai saat ini, Sekolah Dasar Kecil (SDK) Bangkalan di Desa Sipayo, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parimo, tak kunjung diperhatikan bahkan belum tersentuh bantuan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo.

Bangunan darurat yang di bangun masyarakat secara swadaya, kata dia, sudah dilakukan sebanyak dua kali. Akan tetapi, bangunan itu  kembali mengalami kerusakan dan tak layak untuk di pakai dalam proses belajar mengajar. Tak hanya itu, ruangan kelas pun yang tak layak pakai kini mencapai 5 ruangan.

Akibatnya para siswa siswi dan guru melakukan proses pembelajaran di halaman sekolah. Fadli mengatakan hal ini terpaksa dilakukan melihat kondisi ruangan kelas yang sangat rawan  membahayakan murid dan guru karena tiang dan juga atap bangunan yang mulai rapuh.

“Kami anggota DPRD khususnya Komisi Empat sangat menyanyangkan kinerja kerja Pemda terkhusus Disdik karena kami sudah melakukan komunikasi bahwa ada Sekolah Dasar yang terdaftar sebagai tanggung jawab daerah dan sudah masuk datanya ke Dapodik,”ujar Fadli kepada media ini, Rabu (31/3/2021).

Anggota legislatif dari fraksi PKS tersebut mengungkapkan, secara tegas dirinya meminta kepada Pemda khususnya Disdikbud Kabupaten Parimo untuk memberikan perhatian serius terhadap sekolah yang butuh bantuan.

“Segera mungkin membangunkan gedung permanen agar supaya siswa-siswanya bisa melaksanakan proses belajar mengajar di tempat yang layak,”pungkasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *