Satu Pasien PDP Meninggal Sore Tadi di Undata dan Akan Dikuburkan Malam Ini

oleh -
ILUSTRASI : Penanganan Pasien Covid – 19 di Indonesia. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Satu pasien dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal Senin sore tadi (20/4/2020) di Rumah Sakit (RS) Undata setelah sebelumnya sempat ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Undata.

Meninggalnya satu pasien PDP itu, dibenarkan Wakil Direktur RS Undata dr. Amsyar Praja saat dikonfirmasi sultengnews.com malam ini via telepon, Senin (20/4/2020).

“Iya benar, ada satu pasien yang kita kategorikan PDP meninggal sore tadi di ruang IGD Undata,” ujar dr. Amsyar Praja.

Menurut Amsyar Praja, PDP yang meninggal itu belum sempat dirawat karena masih ditangani di ruang IDG setelah sebelumnya ditangani juga di ruang IGD Rumah Sakit Alkhairaat.

“PDP yang meninggal itu perempuan usia 27 tahun, sempat ditangani di ruang IDG Rumah Sakit Alkhairaat lalu di rujuk ke Undata. Belum sempat dirawat, sudah meninggal sore tadi,” ujar dr. Amsyar.

Dikatakan, sebelum meninggal pasien sempat dilakukan rapid test sehingga dikategorikan PDP karena mengalami sesak nafas dan demam seperti gejala covid 19 atau virus corona. Namun pasien belum bisa dikategorikan covid – 19, karena baru sebatas rapid test. Riawayat perjalanan pasien sempat dari Makassar beberapa waktu sebelumnya.

Meski demikian, Amsyar Praja mengatakan bahwa jenazah PDP itu akan tetap dikuburkan sesuai protab penguburan Covid – 19 malam ini juga.

“Saat ini jenazah sedang kami tangani untuk dikuburkan malam ini juga. Kami masih akan bicarakan dengan suaminya, dimana jenazah itu dikuburkan malam ini,” tandasnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *