Rusdy Mastura : Kita Akan Hilangkan Air Mata Rakyat dan Tuntaskan Angka Kemiskinan

oleh -
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir, saat melakukan deklarasi. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

PALU, SULTENGNEWS.COM – Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura mengaku sebagai petarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, sehingga siapapun yang akan maju, dirinya siap melawannya.

“Kita akan menghilangkan air mata rakyat dan kita bertekad untuk menuntaskan jumlah angka kemiskinan yaitu 410.000 kepala keluarga yang berada di Sulteng,” ujar Rusdy Mastura .saat menyampaikan sambutan saat deklarasi di depan kantor DPW Nasdem Sulteng, Kamis (03/09/2020).

Dikatakan, ada sekitar 410.000 masyarakat masih dalam angka kemiskinan di Sulteng, sehingga menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menuntaskannya, sehingga masyarakat bisa hidup sejahtera.

“Saya yakin dan percaya, dengan semangat dan doa kita akan bisa menyelesaikan ini,” katanya.

Terkait dengan lawan tanding di Pilgub kali ini, Cudy sapaan akrabnya mengaku tidak ada persoalan baginya, sehingga siapapun yang maju akan tetap dia lawan.

Menurutnya, dalam Pilkada sama seperti bermain bola, tentunya masing-masing pelatih punya strategi untuk memenangkan pertandingan, begitu juga dalam pertarungan pilkada Sulteng, pastinya setiap kandidat memiliki strategis pemenangan.

Cudy mengungkapkan, beberapa partai lain juga akan segera mengeluarkan surat dukungan B1 KWK seperti dari PPP dan PAN, karena semuanya sudah di perlihatkan via whatsapp.

“Jika kedua partai itu sudah merepat, maka akan ada 9 partai yang mendukung kami,”ungkapnya.

Dia menyampaikan, pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng akan dilakukan pada 5 September 2020 bersama dengan partai pengusung.

Cudy menyebut, dirinya bersama Ma’mun Amir jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng akan membagikan seratus miliar kepada setiap kabupaten di Sulteng untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten tersebut.

Dia juga menerangkan, akan membangun jalan dari pantai timur ke pantai barat dari kasimbar ke tambu, selanjutnya akan membangun pelabuhan yang nantinya kapal-kapal di pelabuhan tersebut bisa beroperasi untuk perdagangan antar provinsi.

“Dengan begitu, nilai tukar petani kita makin meningkat, pasar kita semakin banyak, saya akan berjuang membuka pelabuhan Donggala dan Tolitoli,”tandasnya. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *