Rusdy Mastura Ancam Boikot Debat ; Ada Apa Sebenarnya..?

oleh -
Calon Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura saat melakukan kampanye di Kecamatan Torue, Parigi Moutong. FOTO : RakyatSulteng

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Calon Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mengancam akan boikot debat kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulteng, tidak menyiapkan tema debat tentang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana di Sulteng.

Pernyataan itu disampaikan Rusdy Mastura sesaat setelah menyelenggarakan kampanye dialogis di Desa Torue, Kecamatan Torue, Selasa (27/10/2020) seperti dilansir RakyatSulteng.com.

Menurut Cudi, sapaan akrab mantan Walikota Palu Dua Periode ini, calon pemimpin Sulteng kedepan harus merencanakan pembangunan Sulteng ke depan dalam perspektif, manajemen risk disaster Sulawesi Tengah atau mitigasi bencana. 

Dikatakan, debat kandidat yang hanya mengangkat tema kesejahteraan akan menjadi ajang gimik dan retorika semata. Olehnya, sungguh sangat miris jika hal yang paling krusial di daerah ini yakni rahabilitasi dan rekonstruksi tidak dimasukkan dalam tema utama debat.

“Kenapa hanya Covid-19 yang jadi tema? Padahal, itu sudah memiliki standar internasional. Sudah ada protokol kesehatan yang telah dipatuhi dalam konsepsi new normal. Sementara rehab rekon yang secara spesifik memerlukan kepastian tidak dijadikan tema,” tegasnya.

Cudi menilai, debat kandidat harus menjadi ajang untuk memulihkan kepercayaan masyarakat atas masa depan mereka pasca bencana yang melanda Sulteng.

Cudi menganggap, Pilkada kali ini harus bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kita ini berdiri di atas negeri sesar. Peristiwa tanggal 28 September 2018 harusnya menjadi pelajaran. Sampai hari ini, dampak dari bencana itu belum selesai. Masih menyisahkan bengkalai,” terangnya. 

“Masyarakat harus bisa mendapatkan kepastian atas nasibnya,” pungkasnya. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *