Rusdy-Ma’mun Pemimpin Yang Memiliki Karya Nyata dan Berpihak Pada Pembangunan Untuk Rakyat

oleh -
Calon Wakil Gubernur Sulteng, Ma'mun Amir. FOTO : IST

BANGGAI, SULTENGNEWS.COM – Risal Arwie Wakil Ketua DPRD dan sekaligus ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai Kepulauan. Dampingi kampanye calon wakil gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Ma’mun Amir di Desa Luksagu, Kecamatan Tinangkung Utara dan desa Sambiut, di Kecamatan Totikum. Dirinya sampaikan pada masyarakat Rusdy-Ma’mun adalah pemimpin yang memiliki karya nyata dan berpihak pada pembangunan dan rakyat.

“Hari ini adalah peristiwa politik yang berbagi peran pak Rusdy dibagian Barat dan pak Ma’mun dibagian Timur. Pak Ma’mun Amir yang hadir sekarang ini berlatar belakang Wakil Bupati, Bupati dan Anggota DPD RI. Sedangkan Pak Rusdy ketua DPRD Kota, Provinsi dan Walikota sudah pernah,” tandas Risal Arwie

Prinsip dasar pembangunan daerah ketika pendapatan belanja daerahnya besar, maka belanja pembangunan untuk kebutuhan rakyat mulai dari petani, nelayan pasti bisa di maksimalkan. Penting kita menilai, dan melihat secara jelas mana kebijakan pemerintah provinsi yang berpihak pada sektor pertanian, perikanan, dan kebutuhan rakyat.

“Pak Ma’mun mampu mendorong kenaikan anggaran pendapatan belanja daerah di Kabupaten Banggai. Kemudian pak Rusdy banyak prestasi yang beliau lakukan di Kota Palu, semua memiliki karya nyata dan memiliki keberpihakan pembangunan sesuai kebutuhan rakyat ketika mereka menjadi pemimpin daerah,” jelas Arwie

Dirinya mengingatkan terkait sejarah, wilayah Bangkep ini adalah kedaulatan kerajaan Banggai masa lampau, kalau ada yang pernah mendengar Syukuran Aminudin Amir beliau adalah ayahnya yang merupakan peletak dasar kabupaten Banggai Bersaudara.

“Artinya menurut Faisal, pribadi beliau sangat kaya dengan nilai-nilai kebudayaan mian Banggai yang kemudian ikatannya adalah montolutusan. Peradaban itu memiliki prinsip moloyos, monokil, molios, dan monondo,” tandas Faisal yang juga ketua DPD Partai Golkar Bangkep

Moloyos, lurus dan bertanggangung jawab kepada rakyat. Monokil, dekat dan akrab dengan rakyat, harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang berkarakter dan memiliki kebudayaan kebanggaian. Molios, Pemimpin harus memiliki kasih sayang sesama rakyat, tidak membeda-bedakan orang.

“Hendaknya pilihan-pilihan kita dapat dipertanggung jawabkan oleh orang yang kita pilih, yang maknanya kebutuhan yang menjadi bagian dari kebijakan di Provinsi itu mampu dijalankan oleh orang yang kita pilih. Kita ingin memilih pemimpin yang tidak akan jadi raja atau tuan atas pilihan-pilihan itu, tapi dia menjadi pelayan rakyat yang akan melayani masyarakat,” tegas Risal

Faisal tekankan, rakyat harus didik jangan sampai hanya saat pemilu atau pilkada mereka bisa berkeluh kesah. Setelah pemilu semua jadi ghaib hilang mencari pemimpinnya. Penyambung itu ada di partai pengusung dan pendukung termasuk dirinya dan partai Golkar berkomitmen siap mengkomunikasikan kebutuhan dan harapan rakyat Banggai Kepulauan kepada Rusdy-Ma’mun. Hak politik pemilih tidak boleh ditukar dengan uang.

“Pemilih itu adalah rakyat yang memiliki mata untuk bisa melihat kandidat nya, memiliki telinga untuk mendengar apa yang disampaikan, lalu disimpulkan untuk mendapatkan tempat dihati bapak ibu, sehingga tanggal 9 Desember dengan waktu dua menit untuk mencoblos ke tps, dan harapan serta doa kita bersama bisa memilih nomor 2,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *