Resmi di Lauching, Forum Kelompok Rentan Sulteng Siap Berikan Sumbangsi Untuk Masyarakat dan Pemerintah

oleh -
Humanitarian Operation Lead OXFAM Indonesia, Dino Argianto saat menyerahkan bantuan dari PKBI JMK OXFAM kepada Kepala Dinas Sosial Sulteng Drs. Ridwan Mumu untuk selanjutnya diberikan kepada anak penderita hydrocephalus di Kelurahan Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

PALU, SULTENGNEWS.COM – Setelah dua kali melalui pembahasan serius bersama 15 lembaga Non Govermantal Organization (NGO) yang melakukan pendampingan di Palu, Sigi dan Donggala (PASIGALA) mulai dari kategori kelompok rentan yang akan masuk ke dalam forum hingga finalisasi struktur, akhirnya pada 10 November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan tahun 2020, Forum Kelompok Rentan atau disingkat KEREN Tingkat Provinsi Sulteng Resmi di Lauching.

Kegiatan ini diawali dengan peringatan Hari Pahlawan bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng di Taman Makam Pahlawan Tatura, Kota Palu, Sulteng pada pukul 09.00 Wita. Setelah resmi di lauching, forum ini siap memberikan sumbangsi kepada masyarakat khususnya kelompok rentan dan kepada pemerintah.

Lead Recovery PKBI JMK OXFAM, Yospina Liku La’bi saat menyampaikan sambutan pada lauching Kelompok Rentan (KEREN) tingkat Provinsi Sulteng di Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

Kepala Dinas Sosial Sulteng, Drs. Ridwan Mumu, M.Si tampak sibuk menyampaikan rencana lauching Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi itu, kepada sejumlah Kepala Dinas dan Jajaran Forkompimda Sulteng yang hadir dalam peringatan Hari Pahlawan itu. Bahkan beberapa Kepala Dinas dan Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Dr. Alimuddin Paada juga ikut dalam foto bersama di depan spanduk lauching Forum Kelompok Rentan.

Setelah semua rangkaian acara pengringatan Hari Pahlawan 10 November selesai, tibalah ke acara yang dinantikan yakni Lauching Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi Sulteng yang diprakarsai 15 lembaga NGO bersama Dinas Sosial Provinsi Sulteng.

Elfiani, Asisten Inkusi Disabilita PKBI JMK OXFAM didapuk menjadi pembawa acara (MC) untuk kegiatan lauching itu. Kepada para undangan yang hadir, Elfiani menyampaikan bahwa acara Lauching itu adalah puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya yakni Focus Group Discussion (FGD) pada 6 November di Kantor Dinas Sosial membahas pembentukan Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi Sulteng dan FGD di Kafe Careto pada 9 November 2020 membahas finalisasi struktur Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi.

“Hari ini, 10 November 2020 bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan, kita buat acara Lauching Forum Kelompok Rentan ini,” kata Elfiani.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Drs. Ridwan Mumu, M.Si saat menyampaikan sambutan pada lauching Kelompok Rentan (KEREN) tingkat Provinsi Sulteng di Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

Setelah menyampaikan rangkaian acara yang akan dilalui pada kegiatan itu, Elfiani lalu mempersilahkan kepada Lead Recovery PKBI JMK OXFAM, Yospina Liku La’bi untuk menyampaikan sambutan pada acara lauching itu.

Dihadapan Kepala Dinas Sosial Sulteng dan sejumlah undangan dari NGO lainnya, Yospina menyampaikan bahwa semangat pembentukan Forum Kelompok Rentan itu yakni untuk memperjuangkan hak – hak kelompok rentan yang selama ini seringkali terabaikan dan kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Forum Kelompok Rentan ini, adalah wadah bagi semua lembaga bersama masyarakat rentan untuk memperjuangkan hak – haknya yang mungkin selama ini masih terabaikan dan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ujar Yospina Liku La’bi dalam sambutannya.

Humanitarian Operation Lead OXFAM Indonesia, Dino Argianto bersama Kepala Dinas Sosial Sulteng Drs. Ridwan Mumu, M.Si saat menyerahkan bantuan kepada ibu anak penderita hydrocephalus di Kelurahan Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

Acara lauching yang dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan Hari Pahlawan dan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Tatura, Kota Palu membuat Yospina terharu dan tak mampu membendung air matanya.

Dengan bercucuran air mata, Yospina meminta kepada semua lembaga dan kelompok rentan yang tergabung dalam forum, benar – benar meresapi makna perjuangan sebagaimana yang telah ditorehkan oleh para pahlawan kemerdekaan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Semangat perjuangan itulah, yang harus dimiliki semua lembaga dan pengurus forum kelompok rentan dalam memperjuangkan hak – hak kelompok rentan. Lauching yang yang dialksanakan tepat di Hari Pahlawan 10 November itu, memberikan kesan khusus dan menjadi spirit untuk berbuat yang terbaik kepada semua kelompok rentan di Sulawesi Tengah.

Lead Recovery PKBI JMK OXFAM, Yospina Liku La’bi saat menabur bunga di kubur para pahlawan di Taman Makam Pahlawan, Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

“Mohon maaf, saya merasa terharu karena lauching ini kita lakukan tepat di hari Pahlawan 10 November dan Bertempat di Taman Makam Pahlawan,” ujar Yospina saat Lauching Kelompok Rentan di Taman Makam Pahlawan, Selasa (10/11/2020).

Sebagai Lead Recovery PKBI JMK OXFAM, Yospina berharap, dengan terbentuknya Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi itu, dapat memberikan sumbangsi positif kepala pemerintah dalam pemenuhan hak – hak kelompok rentan serta kepada kelompok rentan itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sulteng Drs. Ridwan Mumu, M.Si dalam sambutannya mengatakan, tahun ini tema peringatan hari Pahlawan cukup menarik dan akan dikenang sepanjang masa yakni “Pahlawanku Sepanjang Masa”.

“Setiap tahun tema peringatan hari pahlawan berubah, tapi khusus untuk tema tahun 2020 ini akan terus lekat di hati kita. Saya berterima kasih kepada seluruh NGO khususnya yang berada di klister perlindungan dan pengusian, serta yang tergabung dalam forum kelompok rentan atau disingkat KEREN ini,” ujar Ridwan Mumu saat menyampaikan sambutan pada acara lauching forum kelompok rentan ini.

Ridawan Mumu berharap, kelompok rentan yang telah dibentuk tidak hanya keren di nama saja, tapi juga orang – orangnya harus sekeren namanya. Jangan hanya pajangan yang keren, namun juga diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata yang keren.

Dalam kesempatan itu, Ridwan Mumu juga menyampaikan bahwa penyandang disabulitas yang sebelunnya disebut penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), tapi tahun 2020 ini diganti menadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Hal itu bertujuan untuk mengapus stigma buruk seakan – akan para penyandang disabilitas ada pembawa masalah. Padahal, jika mereka diberikan kesempatan yang sama untuk berkarya, maka meraka juga bisa seperti masyarakat non disabilitas.

Istilah fakir miskin, juga akan diganti namanya menjadi mereka yang kurang mampu atau praseahtera. Bagitu juga istilah tuna susila, diganti  juga menjadi tuna sosial.

“Olehnya, pada Lauching Forum Kelompok Rentan yang disingkat KEREN ini, ditandai dengan menabur bunga sebagai bentuk penghargaan kita kepada para pahlawan. Biarlah lauching ini, disaksikan oleh mereka – mereka yang telah terbaring, tapi hati dan jiwa mereka masih ada di sekeliling kita. Biarlah mereka (para pahlawan – pahlawan) menadi saksi bahwa kita akan menalankan tugas kita di forum ini dengan baik ,” cetus Ridwan Mumu.

“Hari ini (10 November) merupakan hari yang terbaik, merupakan hari yang bersejahrah yang bisa dicatat dalam sejarah kemanusiaan bahwa Forum KEREN ini, inya Allah tidak hanya ada di Indonesia, tapi akan mendunia,” tambahnmya.

Ridwan Mumu juga menyampaikan bahwa Lauching KEREN itu, telah dilaporkan ke Kementrian Sosial untuk segera mendapatkan persetujuan.

“Kita melapor ke kementrian pada tanggal 10 November 2020, kapan pun disetujui maka itu akan kita catat dalam sejarah,” katanya.

Usai sambutan dari Kepala Dinas Sosial Sulteng itu, pembawa acara lalu mempersilahkan semua peserta lauching untuk menabur bunga di makam para pahlawan di Tatura itu, sebagai salah satu rangkaian dari lauching KEREN itu.

Ketua Forum Kelompok Rentan Tingkat Provinsi Sulteng, Silva saat menyampaikan sambuatan para acara lauching di Taman Makam Pahlawan, Tatura, Kota Palu. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

Usai penaburan bunga, pembawa acara lalu memberikan kesempatan kepada ketua KEREN, Silva menyampaikan sambutan perdanya sebagai ketua di Tingkat Provinsi Sulteng.

“Nama saya Silva, seorang mahasiswi. Umur saya 20 tahun,” kata Silva mengawali sambutannya.

“Disni kita bisa saling menguatkan, saling koordinasi, saling kolaborasi untuk forum kelompok rentan ini. Kita hadir disini bukan hanya untuk kita, tapi untuk kelompok rentan. Mari kita membangun rumah untuk kelompok rentan,” lanjutnya.

“Saya sangat berharap, disini kita sama – sama belajar. Saya baru pertama memimpin lembaga. Saya berharap, kedepannya kita bisa bekerjasama untuk membangun kelompok ini. Saat ini kita belum banyak disini, tapi kedepan akan banyak lembaga lain yang akan bergabung untuk kelompok rentan ini,” tambahnya.

Silva mohon bimbingan dari semua pihak, karena dia merasa masih sangat belia untuk memegang tanggungjawab yang besar ditingkat provinsi. Namun Silva mengaku akan benar – benar belajar untuk menyuarakan suara – suara dari kelompok rentan yang tidak didengarkan, dia berjanji akan berkumpul dan duduk paling depan diantara kelompok rentan untuk menyuarakan aspirasi dan hak – hak kelompok rentan.

“Saya ingin kita sama – sama memajukan kelopok rentan ini mulai dar provinsi, kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada NGO dan pemerintah yang hadir di kegiatan ini. Mohon maaf apabila sambutan saya hari ini masih kurang. Hari ini saya gugup, tapi saya berjanji akan lebih berani lagi untuk tampil di depan,” katanya.

“Disini saya belajar, saya terharu baru kali ini berdiri di depan orang – orang hebat. Orang – orang yang mungkin sudah berpengetahuan yang tinggi. Saya harap bimbingannya dari bapak – bapak dan ibu – ibu. Apabila saya salah, tolong ditegur saya entah dengan cara apapun saya mohon bimbingannya,” pintanya.

Silva juga mengucapkan terima kasih kepada PKBI JMK Oxfam yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya berada di lembaga Forum KEREN, yang kedepan akan aktif memperjuangkan hak – hak kelompok rentan.

Usai sambutan Silva, acara dilanjutkan dengan menjenguk anak penderita hydrocephalus di Kelurahan Tatura, dekat Sungai Palu dengan membawa beberapa bantuan seperti spring bed, tikar dan lemari untuk pakaian.

Rombongan itu terdiri dari OXFAM Indonesia yang dipimpin langsung Dino, Kepala Dinas Sosial Sulteng Ridwan Mumu bersama beberapa staf Dinsos Sulteng, serta beberapa sektor Program PKBI JMK OXFAM.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Drs. Ridwan Mumu, M.Si bersama Senior Officer Program PKBI JMK OXFAM, Nining Rahayu menabur bunga di pusaran korban bencana 28 September 2018 di pekuburan umum korban bencana di Kelurahan Poboya. FOTO : MAHFUL (MEDCOM PKBI JMK OXFAM)

Setelah itu, rombongan PKBI JMK Oxfam bersama Kepala Dinas dan staf Dinas Sosial Provinsi Sulteng, berziarah ke kuburan massal korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kelurahan Poboya, Kota Palu dengan menabur bunga di atas pusaran ribuan korban bencana 28 September 2018 itu. ***

(Medcom PKBI JMK OXFAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *