Reses di Lolu Utara dan Lolu Selatan, Abdul Fatah Terima Aspirasi Warga Terkait Nasib Guru Honorer dan Anak Putus Sekolah

oleh -
Anggota DPRD Kota Palu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Abdul Fatah, SE menggelar reses di Jalan Bali, Lorong 1, Kelurahan Lolu Selatan. FOTO : FARLY/SULTENGNEWS.COM

PALU, SULTENGNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Palu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Abdul Fatah, SE menggelar reses di Kelurahan Lolu Utara dan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur.

Kegiatan reses ini dilaksanakan berturut-turut dari tanggal 15 – 18 februari 2022 yang dihadiri oleh masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Mantikulore.

Dari pantauan sultengnews.com pada reses hari ke 4 yang dilaksanakan di Jalan Bali, Lorong 1, Kelurahan Lolu Selatan turut dihadiri kepala seksi (kasi) Pemerintahan Kelurahan Lolu Selatan, Ketua RT dan Ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Abdul Fatah menjelaskan, dari lembar aspirasi yang terkumpul selama reses 4 hari ini, banyak sekali aspirasi yang disampaikan masyarakat diantaranya pengadaan lampu jalan, perbaikan jalan dan drainase, bantuan usaha kecil, serta pengadaan tenda dan kursi.

Warga juga meminta untuk memperhatikan nasib guru honor yang sudah lama mengabdi dan anak-anak yang putus sekolah difasilitasi untuk ikut ujian paket.

“Sebagai perwakilan masyarakat di lembaga DPRD, saya akan mengawal dan memperjuangkan semua aspirasi masyarakat semaksimal mungkin,” tutur Abdul Fatah.

Legislator PDIP ini juga menambahkan, sudah sepatutnya pemerintah memperhatikan nasib guru honor yang telah lama mengabdi dan anak-anak yang putus sekolah difasilitasi untuk ikut ujian paket.

“Salah satu indikator pembangunan daerah adalah indeks pembangunan manusia (IPM), bukan hanya dari pembangunan fisik infrastruktur saja. Untuk itu, kedepannya pemerintah harus memperhatikan nasib guru honor sebagai tenaga pendidik yang menciptakan generasi berkualitas sebagai penerus pembangunan daerah ini,” ujarnya.

Abdul Fatah menambahkan, anak – anak yang putus sekolah harus diikutkan ujian paket, agar mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan.

Dengan begitu, maka angka kemiskinan dan pengangguran akan berkurang di Kota Palu.

Diakhir kegiatan reses, Abdul Fatah meminta dukungan doa dari masyarakat agar dalam upayanya mengawal aspirasi masyarakat di DPRD dapat dimudahkan dan diridhoi Allah SWT. FAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.