Pulang Wisata Dari Jepang, 32 Warga Palu Dalam Pantauan Dinkes Palu

oleh -
FOTO ILUSTRASI Penanganan Virus Corona

PALU, SULTENGNEWS.COM – Sebanyak 32 warga Kota Palu yang baru saja pulang dari berwisata di Jepang, langsung mendapat pemantauan serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, karena Jepang termasuk salah satu negara dengan jumlah pasien virus conona yang banyak.

Pemantauan 32 warga Kota Palu itu, dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Huzaimah saat wartawan mengonfirmasi hal itu kepadanya.

“Jepang merupakan negara yang terpapar virus corona. Mereka telah kami pantau sejak enam hari lalu setibanya di Palu dari berwisata ke Jepang,” kata Kadis Kesehatan Palu, dr.Huzaimah sebagaimana dikutif Antara.com, Sabtu (14/3/2020).

Pemantauan yang dilakukan Dinkes Palu, meliputi cek dan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dengan mendatangi langsung 32 warga tersebut di rumahnya masing – masing.

Dinkes juga melakukan pemantauan via telepon dengan meminta semua kontak mereka, termasuk anggota keluarga. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi yang dilakukan dua kali sehari selama 14 hari.

“Jika saat diperiksa mereka mengalami seperti demam mencapai 38 derajat, flu, batuk dan sesak napas akan langsung diisolasi atau dikarantina. Juga meminta mereka agar melapor jika mengalami gejala-gejala terjangkit virus corona,” ujarnya.

Meski demikian, Kadis Kesehatan Palu ini menyatakan 32 warga tersebut sejauh ini masih dalam kondisi baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala sakit.

“Sebelum kami pantau, mereka sudah diperiksa di Bandara Soekarno-harga Jakarta dan dibolehkan terus ke Palu. Setibanya di Palu, mereka diperiksa lagi oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas III Palu dan juga dinyatakan sehat. Sekarang giliran Dinkes Palu memantau mereka selama 14 hari,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dan selalu waspada dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jaga pola hidup dan pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup. Cuci tangan pakai sabun, jaga kesehatan diri dan lingkungan. Insya Allah tidak akan terinfeksi virus corona,” imbaunya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *