Proyek Rehab-Rekon Harus Tuntas Tahun 2024

oleh -
LOKASI : Lokasi pembangunan Huntap oleh Kementerian PUPR. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Proyek kegiatan dengan menggunakan anggaran Loan (pinjaman) dari bank dunia untuk pembangunan Rehabalitasi dan Rekonstruksi pasca bencana alam 28 September 2018 silam di Sulawesi Tengah, harus selesai atau tuntas pada tahun 2024 mendatang.

Hal ini dibenarkan dan dipertegas oleh Kepala Seksi Perencanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Aksa H. Mardani, dengan menyebut, Kementerian PUPR melalui BPPW Sulteng masih fokus menyelesaikan kegiatan rehab-rekon dengan target selesai pada tahun 2024.

Dengan menggunakan anggaran Loan atau pinjaman dari Bank Dunia, lanjut Aksa, sejumlah kegiatan rehab-rekon tersebut diantaranya yakni dengan pembangunan Infrastruktur di kawasan permukiman, perumahan, infrastruktur air bersih, sanitasi dan sebagainya.

“Saya kira kita ini masih banyak mengelola kegiatan rehab-rekon dari dana Loan atau pinjaman bank Dunia dan harus selesai sampai dengan tahun 2024,” ujar Aksa kepada SultengNews.com, belum lama ini.

“Dari anggaran bank dunia ini seperti pembangunan infrastruktur permukiman di kawasan Hunian Tetap, pembangunan perumahan, kemudian termasuk infrastruktur air bersih, infrastruktur sanitasi dan persampahan. saya kira ini perioritas utama,” sambung Aksa.

Katanya menambahkan, karena ini bagian utama dari kegiatan yang harus diselesaikan oleh kementerian PUPR, tentunya harapan besarnya adalah adanya sinergitas antara kementerian PUPR dan pemerintah daerah.

Baik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu dan pemerintah kabupaten lainnya yang saat ini fokus dalam penanganan kegiatan rehab-rekon di wilayahnya masing-masing.

“Semua kegiatan rehab-rekon harus selesai namun yang terpenting adanya sinergitas antara pemerintah daerah dan Kementerian PUPR,” tambahnya.

Sinergitas yang dibutuhkan itu adalah, lanjut Aksa, diantaranya dapat menuntaskan menyelesaikan seluruh permasalahan di lahan-lahan yang diatas lahan tersebut bakal dibangunkan kawasan perumahan atau hunian serta fasilitas infrastruktur penunjang.

“Utamanya dilokasi lahan pembangunan Huntap Tondo 2 kelurahan Tondo dan Huntap Talise di kelurahan Talise,” sebut Aksa.

“Saya kira ini sangat perlu untuk segera dituntaskan sehingga kementerian PUPR dapat membangun infrastruktur dan perumahan di kawasan tersebut,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.