Program Rehabilitasi Narkoba Upaya Menyembuhkan Penyakit Masyarakat, Tidak Dipungut Biaya

oleh -
Kepala BNN Kota Palu, Bahar, didampingi pejabat BNN Kota Palu, saat melakukan konferensi Pers bersama awak media, Jumat (3/6/2022). FOTO : Mohammad Rizal/SultengNews.com

Narkoba Salah Satu Kejahatan Terbesar Yang Perlu Diberantas

PALU, SULTENGNEWS.COM – Program rehabilitasi penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat kota Palu, masyarakat Sulawesi Tengah, salah satu program rehabilitasi yang dapat mendorong agar masyarakat yang telah menggunakan, memakai, mengkonsumsi, bisa terobati dengan baik melalu proses pemulihan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, Bahar, dalam penyampaiannya kepada awak media, bahwa bagi masyarakat kota Palu, yang ingin pemulihan dari penyakit narkoba karena sebelumnya selalu tergantung oleh narkoba, ingin diobati, untuk segera mengikuti program rehabilitasi narkoba.

Dalam program rehabilitasi narkoba sendiri, sambung Bahar, seluruh fasilitas diberikan kepada yang bersangkutan dalam proses pemulihan di rehabilitasi, tanpa dengan adanya pungutan biaya sepersen pun.

“Manfaatkan fasilitas yang ada di BNN kota Palu maupun di BNN Provinsi Sulawesi Tengah. Tidak ada jalan lain untuk mengembalikan seseoarang akibat tercandu narkoba selain dengan proram rehabilitasi,” ungkap Bahar kepada SultengNews.com, saat konferensi pers bersama awak media, di kantor BNN Kota Palu, Jumat (3/6/2022).

“Tidak dipugut biaya, mau satu bulan, enam bulan, satu tahun, tidak di pungut biaya. Dan selama di sana dikasih makan, dikasih ilmu, dikasih kesehatan, dikasih keterampilan,” sebut Bahar.

“Rehabilitasi Narkoba bukan untuk dipenjarakan tetapi untuk diobati,” sambung dia.

Dia menambahkan, kepada teman-teman media, kepada masyarakat kota Palu, untuk tidak segan-segan menyampaikan dan melaporkan, jika ada pihak keluarga yang butuh perhatian serius dalam pemulihan rehabilitasi akibat tersandung oleh penyalahgunaan narkoba.

“Dari tiga kejahatan yang luar biasa saat ini, baik korupsi, teroris dan narkoba, yang paling jahat ialah narkoba. Narkoba mulai hari ini, mulai dari tukang parkir, bangunan, polisi, tentara, ASN, BNN, mungin ada juga wartawan, semua sudah masuk. Mulai dari SD, SMP, SMA, apalagi mahasiswa,” ujarnya.

“Olehnya, kita berharap banyak kepada masyarakat untuk melaporkan diri dan ikut program rehabilitasi,” tutup Bahar.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.