Profesi Kebidanan Ikut Andil Dalam Menekan Angka Kematian

oleh -
Ketua PD IBI Sulteng, Euis Bianca, S.KM, M.Kes FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Keberadaan profesi Kebidanan Di Provinsi Sulawesi Tengah begitu sangat andil dan berperan penting dalam menurunkan atau menekan angka kematian, utamanya kematian ibu, kematian bayi serta stunting dalam layanan kesehatan.

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Sulawesi Tengah Euis Bianca, S.KM, M. Kes, menyebut, keberadaan profesi bidan di Sulawesi Tengah begitu andil dalam mensukseskan program-program pemerintah daerah, khususnya dalam menurunkan atau menekan angka kematian ibu, kematian bayi serta stunting.

Dia pula menyebutkan, dengan jumlah bidan diangka 5 ribu orang lebih yang terdata dan tersebar di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki program nyata dalam melakukan pelayanan kesehatan khususnya di puskesmas-puskesmas yang ada.

“Alhamdulillah mitra kami sangat mendukung dengan program-program yang ada di kepengurusan IBI Sulteng, diantaranya Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, BKKBN Sulteng dan pihak lainnya,” ungkapnya kepada SultengNews.com, Rabu (24/11/2021).

“Karena yang merupakan visi misi kami yakni dengan memberikan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, reproduksi dan keluarga berencana. Khususnya pula untuk menurunkan angka kematian ibu, kematian bayi, serta stunting,” sebutnya.

Kemudian, katanya menambahkan, teman-teman bidan untuk tetap bekerja sesuai dengan professional dalam memberikan kesehatan kepada masyarakat,

“Teman-teman bidan sudah sangat peduli dengan pendidikan yang ada, karena ada beberapa teman-teman bidan kami yang sudah mengenyam pendidikan S2 yang spesifik, sesuai dengan ilmu kebidanan masa kini,” kata dia.

Selaku ketua PD IBI Sulteng, mengharapkan, kepada teman-teman bidan agar niat baik dalam menolong wanita-wanita di seluruh wilayah Sulawesi Tengah menjadi wanita-wanita yang sehat serta memiliki genarasi wanita-wanita yang kuat, tangguh dan berkualitas, untuk tetap dipertahankan terus menerus.

“Pesan saya, teman-teman bidan jangan lelah untuk berbuat baik, menolong sesama wanita yang ada di seluruh wilayah Sulawesi Tengah, sehingga menjadi wanita yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

“Tidak lupa pula kepada teman-teman bidan, agar tetap menjaga Protokol Kesehatan yang ketat karena kita masih berada di masa covid-19. Upaya ini untuk melindungi dan menjaga diri kita, keluarga kita dan masyarakat Sulteng dari covid-19,” tegas Euis Bianca.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.