Prodi S3 Hukum Keluarga Islam Prioritas pada Penerimaan Mahasiswa Baru

oleh -
Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd (tiga dari kanan duduk) bersama dengan tim asesor BAN-PT, Tim Dikti dari perguruan Islam dan jajaran pejabat UIN Datokarama Palu. FOTO : IST

//Hasil Visititasi Lapangan Oleh Tim Asesor BAN-PT dan Tim Dikti Perguruan Tinggi Islam//

PALU, SULTENGNEWS.COM – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran akademik 2022/2023 mendatang, memprioritaskan pembukaan Program Studi (Prodi) S3 Hukum Keluarga Islam (Ahlwal Al-Syahkshyyiah).

Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd, menyampaikan, berdasarkan hasil visitasi lapangan oleh tim asesor BAN-PT Prof. Dr. Muhammad Sirosi, BSC dan Prof. Dr. Asep Saifuddin Jahar, BSC dengan didampingi oleh Tim Dikti dari Perguruan Tinggi Islam, semua dokumen dan syarat-syarat dibukanya Prodi S3 Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahksyiyyah) telah terpenuhi semuanya.

Sehingga dengan demikian, pada tahun ajaran baru pada penerimaan mahasiswa baru 2022 mendatang, untuk Prodi S3 Hukum Keluarga Islam bagian dari salah satu Prodi yang dibuka untuk penerimaan mahasiswa baru.

“Insya Allah UIN Datokarama Palu dalam waktu dekat akan menerima mahasiswa baru dari Program Studi S3 Hukum Keluarga Islam,” ungkapnya kepada SultengNews.com, Senin (29/11/2021).

“Berdasarkan visitasi lapangan, Alhamdulillah dari semua data yang dibutuhkan itu terpenuhi dan semua syarat-syarat untuk pembukaan Prodi S3 terpenuhi dari sisi tenaga pengajar, guru besar, kurikulum, lalu system penjaminan mutu itu sudah lengkap semuanya,” tambah Prof. Sagaf.

Untuk itu, pesan Rektor UIN Datokarama Palu kepada masyarakat Sulawesi Tengah, mahasiswa baru, kalangan praktisi, masyarakat yang sudah bekerja, serta mahasiswa S2 yang ingin melanjutkan kembali ke S3 dengan Prodi Hukum Keluarga Islam, untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan dan dapat memanfaatkan yang sebaik-baiknya Prodi S3 setelah dibuka pada penerimaan mahasiswa baru dalam waktu yang tidak lama lagi.

Hal ini menurut Prof. Dr. Sagaf, karena soal isu hukum keluarga Islam di tengah-tengah masyarakat dewasa ini merupakan suatu ilmu yang terus mengalami perkembangan, baik dari sisi sosiologi dan dari sisi antropologinya.

“Saya kira ini satu kesempatan besar untuk masyarakat Sulawesi Teng, baik itu yang praktisi, sudah bekerja, maupun mahasiswa S2, karena hukum keluarga islam ini salah satu Program Studi yang memang di lingkugan masyarakat ini sangat dibutuhkan,” ungkap Prof. Sagaf.

“Sehingga saya berharap dengan lahirnya Prodi Hukum Keluarga Islam ini, masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi kalau izinnya dari BAN-PT ini sudah keluar, itu secara otomatis terakreditasi minimum, sehingga tidak perlu lagi diragukan,” kata Prof. Sagaf.

Selain itu, selaku Rektor UIN Datokarama Palu tegaskan pula, untuk Program Studi (Prodi) S2 Eknomi Syariah tinggal menunggu penetapan melalui SK dari  BAN-PT untuk memperoleh akreditasi minimum, karena seluruh dokumen syarat-syarat telah dilengkapi dan dipenuhi semuanya.

“Insya allah dari data-data yang kita sedorkan untuk program studi S2 kita juga sudah memenuhi syarat, tinggal menunggu persetujuan dari BAN-PT,” jelas Prof. Sagaf.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.