Polres Palu Tangkap Tiga Terduga Pembunuhan Sadis Yang Menyebabkan Tangan Putus

oleh -
Inilah kedua tangan yang putus diduga merupakan tangan korban pembunuhan sadis di Panti Asuhan Nurotul Munawarrah, Kota Palu pada Selasa malam (20/4/2021). FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – Penyidik Polres Palu akhirnya menangkap dan menetapkan sebagai tersangka tiga orang terduga pembuhuan sadis di Panti Asuhan Nurotul Munawarrah Jalan Sapta Marga Kota Palu yang mengakibatkan kedua tangan korban putus pada Selasa (20/4/2021).

Ketiga terduga pembunuhan sadis itu berinisial Lk.AD, Lk.MR dan Lk.RD yang ditangkap setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Penyidik Polres Palu saat memperlihatkan barang bukti yang digunakan pelaku menganiaya korban hingga kedua tangan terputus dan akhirnya meninggal dunia. FOTO : MIFTAHUL AFDAL

Penganiayaan ini dipicu persoalan utang, akibatnya Lk.AR. meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit Samaritan dan Lk.SR mengalami luka berat dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit  dr Sindhu Trisno atau Wirabuana.

“Ketiga pelaku penganiayaan telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah ditahan di Polres Palu,” kata Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, S.I.K.M.M di Palu, Rabu (21/04/2021).

Kapolres Faisal mengatakan, ketiganya diancam dalam pasal berlapis sesuai perannya yakni; Pasal 338 KUHP. 15. Tahun

Pasal 170 KUHP. Lebih sub. 12 Tahun, Pasal 353 KUHP.9 Tahun dan Pasal 351 KUHP.7 Tahun.

Kasus penganiayaan ini berawal ketika korban Lk.AR mendatangi panti asuhan Nurotul Munawarah untuk menagih utang dan di sambut oleh pengelola panti asuhan Lk.MR.

Korban Lk. AR meminta uang sebanyak Rp20 juta dengan alasan uang pembayaran tanah belum lunas. Lk.MR membantah, bahwa utang tersebut  sudah lunas. Kemudian terjadilah cek cok mulut mengakibatkan korban memukul meja.

Lk.AD dan Lk.MR tersinggung dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.

Kemudian korban berlari keluar dari panti asuhan, namun tersangka Lk.AD dan Lk.MR mengejar korban dengan menggunakan parang.

Akibatnya korban Lk.AR mengalami luka di bagian tangan kiri dan kanan hingga terputus dan menyebabkan korban meninggalkan dunia.

Sementara Lk.SR mengalami luka berat. Saat ini menjalani perawatan medis di RS Sindhu Trisno atau Wirabuana. DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *