Polres Palu Bubarkan Seminar BLH Sulteng di Hotel Santika Palu

oleh -
KABAG Operasional Polres Palu, AKP Awaludin Rahman memimpin pembubaran dua kegiatan yang barlangsung di Hotel Santika, Selasa (24/3/2020). FOTO: HUMAS POLRES PALU

PALU, SULTENGNEWS.COM – Jajaran Polres Palu membubarkan seminar tentang lingkungan hidup yang diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dilaksanakan di Hotel Santika, Selasa (24/3/2020).

Pembubaran itu terpaksa dilakukan, untuk mencegah penyebaran virus corona yang saat ini penyebarannya terus meningkat di Indonesia.

Jajaran Polres Palu juga membubarkan workshop kecantikan yang bersebelahan dengan seminar lingkungan hidup itu.

Operasi pembubaran dua kegiatan itu, dipimpin Kabag Operasional (Ops) Polres Palu, AKP Awaludin Rahman.

Setibanya di lokasi kegiatan, AKP Awaludin Rahman memberikan imbauan serta membacakan maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz tentang kepatuhan atas kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona di Indonesia.

Dalam maklumat nomor Mak/2/III/2020 tersebut, segala kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri ditiadakan.

Tidak ada perdebatan panjang antara panitia penyelenggara dengan kepolisian saat pembubaran kedua kegiatan tersebut.

Setelah disampaikan dan mendapat penjelasan, acara tersebut berhenti dengan tertib. Seluruh peserta dan panitia kemudian langsung meninggalkan lokasi pertemuan.

Kepala BLH Provinsi Sulteng, Rahim yang dikonfirmasi membenarkan adanya pembubaran kegiatan tersebut.

Rahim mengaku baru mengetahui maklumat Kapolri, sehingga belum sempat menginformasikan isi maklumat tersebut kepada para peserta.

“Saya baru tahu maklumat itu kemarin (Senin.Red), jadi belum sempat mengabarkan ke peserta,” jelas Rahim saat dihubungi via telpon sebagaimana dilansir sultengterkini.com pada Selasa siang (24/3/2020).

Dia menjelaskan, pertemuan itu membahas dokumen lingkungan hidup yang dihadiri sejumlah pejabat instansi dan perusahaan.

Sekitar pukul 09.00 Wita, lanjut Rahim, pihak kepolisian dari Polda Sulteng telah mendatangi kegiatan tersebut. Namun panitia meminta agar pertemuan ditutup sekitar pukul 10.00 Wita.

“Tapi sekitar pukul 09.40 Wita, polisi dari Polres Palu datang dan meminta kami untuk menutup kegiatan. Akhirnya kegiatannya kami tutup,” terangnya.

Rahim mengaku bahwa seluruh peserta akhirnya diarahkan untuk membuat laporan secara tertulis.

“Kami maklumi tugas kepolisian, jadi kami langsung tutup acaranya. Untuk kelanjutan pembahasan dokumen itu, semua peserta diarahkan untuk membuat laporan tertulis,” jelas Rahim.

Pihak Hotel Santika (HS) yang dikonfirmasi terkait kegiatan yang dibubarkan itu, terkesan tertutup dan tidak mau memberikan keterangan.

Manajemen Marketing Hotel Santika, Fatima yang dikonfirmasi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Badan Lingkungan Hidup berjalan lancar dan tidak ada keributan yang terjadi.

“Mengenai kejadian tadi yang pasti berjalan dengan lancar dan tidak ada yang ribut-ribut. Dari kita manajemen hanya menyampaikan itu saja, tidak ada yang terlalu full,” kata dia.

“Acara tadi juga tidak berlangsung lama,” lanjutnya.

Dia menerangkan, sebagai pihak manajemen Hotel Santika semua acara event sudah di reschedule.

“Kejadian tadi pagi semua berjalan lancar dan aman, tidak ada yang ribut-ribut seperti yang saya lihat informasi diluar,” terangnya.

Saat ditanyakan terkait dengan Surat Edaran (SE) dari Gubernur, ia mengungkapkan semua kegiatan di Hotel Santika sudah di reschedule atau sudah ada perubahan jadwal dari yang telah memesan.

Ditanyakan lebih lanjut mulai kapan dilakukan reschedule kegiatan di Hotel Santika, pihak hotel enggan memberikan jawaban.

“Pokonya semuanya kita sudah reschedule, itu saja mungkin yang dapat saya sampaikan,” tuturnya. DAL/SultengTerkini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *