PMD Parimo : Semua Dana BLT Sudah Disalurkan Ke Rekening Desa

oleh -
Sekretaris PMD Parimo, Ervian Aksa Yosa. FOTO : IST

PARIMO, SULTENGNEWS.COM – Masalah penundaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama Juni dan Juli Tahun 2021 yang dikeluhkan salah satu warga Desa Palasa Lambori mendapatkan tanggapan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Sekretaris PMD Parimo, Ervian Aksa Yosa mengatakan, sepengetahuan dirinya dana BLT telah tersalurkan secara keseluruhan sampai Juli Tahun 2021, berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam penyaluran BLT.

“Laporannya bahwa dana BLT sudah disalurkan sampai bulan ke tujuh, berarti sampai dengan bulan Juli,”ucap Ervian kepada sultengnews, Minggu (08/08/2021).

Menurut Ervian, adanya keterlambatan selama dua bulan yang terjadi di Desa Palasa Lambori perlu mendapat penjelasan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Palasa Lambori.

“Berkaitan dengan keterlambatan pembayaran itu mungkin nanti dikonfirmasi dulu dengan pihak Pemerintah Desa (Palasa Lambori) karena semua dananya itu sudah di rekening desa masing-masing,”ujarnya.

Lebih lanjut, Ervian mengungkapkan, terkait dengan keterlambatan atau kekosongan uang di bank perlu di diperiksa kembali ke pihak bank. Barangkali, kata dia, ada penyebab yang membuat keterlambatan itu terjadi.

“Mungkin karena kemarin itu dengan keluar adanya percepatan , BLT dana desa di bulan ini, makanya di transfer sekaligus ke rekening desa untuk tahap keduanya,”ungkap Ervian.

“Karena yang di tahap pertama kan perbulan pencairannya karena ada aturan lebih lanjut dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa bahwa untuk penyaluran dana desa untuk percepatan sehingga dibayarkan sekaligus tiga bulan,”lanjutnya.

Karena Ervian menduga keterlambatan itu terjadi karena adanya percepatan pencairan yang secara bersamaan dicairkan untuk penerimaan BLT selama tujuh bulan.

“Tapi kalau terkait keterlambatan atau keterbatasan bank dalam pencairan itu perlu kita kroscek lagi, karena mungkin kemarin sekaligus disalurkan, karena aturan internal di desa ada sama mereka,”katanya.

Ervian juga menjelaskan, prosedur penyaluran BLT tidak lagi melalui khas daerah dan diteruskan kepada desa masing-masing. Sebab, kata dia, dana BLT saat ini disalurkan dari Pemerintah Pusat langsung ke rekening desa.

“Proses penyalurannya tidak lewat ke PMD, tidak lewat khas daerah dan tidak di keuangan, tapi itu dari pemerintah pusat langsung ke rekening desa,”jelasnya.

Sehingga penarikan dana BLT di bank langsung dilakukan oleh desa bukan lagi melalui dinas atau keuangan di daerah karena berbeda dengan aturan sebelumnya yang masuk terlebih dahulu ke rekening daerah.

“Jadi proses penarikan dana, pemerintah langsung yang menarik di bank, jadi tidak ada lagi nyangkut di dinas atau nyangkut di keuangan, kalau aturan lama memang anggaran masuk ke rekening daerah,”ujarnya.

“Jadi untuk sekarang dari rekening negara melalui KPPM itu langsung ke rekening desa,”tutupnya.DAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.