PLN Adakan 2 SPKLU Pertama di Sulawesi Tengah

oleh -
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura didampingi Dirut Bisnis PT. PLN Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggar, Adi Priyanto, saat pengisian kendaraan listrik di SPKLU kantor PLN UP3 Kartini Palu. FOTO : IST

PALU, SULTENGNEWS.COM – PT. PLN (Persero) mengadakan dua lokasi atau tempat Stasiun Pengisian Kendaraan Listik Umum (SPKLU) dan pertama kali ada di provinsi Sulawesi Tengah, yakni di sekitar kantor Gubernur Sulawesi Tengah dan kantor PLN Unit Pelayanan Pelanggang (UP3) Kartini Palu.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN, Adi Priyanto, menguraikan, pertama-tama PLN menyadari bahwa migrasi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik adalah suatu keniscayaan.

Karena menurutnya, pemerintah sendiri sudah memberikan mandat untuk kita sama-sama bergerak menuju ke zero emizion pada tahun 2060.

“Ini tentunya sangat membuka PLN untuk mendukung hal ini. Kami tentunya dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pentingnya kita berpindah dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik dengan memberikan informasi tentang beberapa manfaat di dalamnya,” kata Adi Priyanto kepada SultengNews.com, Rabu (9/3/2022).

“Sementara ini baru dua SPKLU yang ditempatkan. Mungkin bukan hanya ini, PLN nantinya akan membuka kesempatan kepada pihak swasta untuk bekerja sama dengan PLN untuk mendirikan stasiun-stasiun pengisian kendaraan listrik kedepannya,” sambung dia.

Kemudian, Adi Priyanto, menyebutkan beberapa manfaat dengan menggunakan atau beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, baik kendaraan listrik roda dua maupun roda empat.

Beberapa manfaat diantaranya bisa membantu lingkungan menjadi bersih, asri, menurunkan emisi, hemat biaya energy, membantu menurunkan biaya impor BBM dari pemerintah, modernisasi penggunaan kendaraan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, dan sebagainya.

“Tadi saya katakan, bahwa impor BBM sekitar 800 ribu barel perhari. Kira-kira membebani APBN tahun 2021, sekitar 250 triliun rupiah,” sebutnya.

“Tentunya dengan menggunakan kendaraan listrik tadi membuat para generasi kita kedepan itu menjadi lebih baik lagi. Karena udaranya lebih bersih, bisa berhemat, perlu diingat juga, dengan menggunakan kendaraan listrik itu bisa berhemat sekitar 60-70 persen biaya energy. Himbauan kepada anak-anak muda untuk menggunkan kendaraan listrik lebih baik dari kendaraan konvensional, kendaraan mobil listrik lebih baik dari mobil konvensional,” ungkapnya.

“Kedepannya kita akan menggandeng swasta untuk membangun SPKLU,” harapnya.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah turut berterima kasih dengan adanya gebrakan yang dilakukan oleh pihak PLN, dalam menciptakan modernisasi penggunaan kendaraan dari kendaraan konvensional ke kendaraan roda dua dan roda empat dengan konsep kendaraan listrik.

“Tentunya saya sangat berterima kasih, apalagi saya sudah punya kendaraan listrik. Artinya secara pribadi saya sangat mendukung dari banyaknya perubahan-perubahan yang lebih baik lagi di Sulawesi Tengah,” kata Rusdi Mastura kepada awak media.

“Kalau ada kelebihan duit, silahkan belilah kendaraan listrik, lebih hemat dan menjaga kelestarian lingkungan menjadi bersih,” tutupnya.ZAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.