PKS Siapkan Kader Maju Calon Walikota Palu

oleh -

Ketua DPD PKS Kota Palu Rizal, S.Pd.I.,M.Pd.I saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di selah – selah kegiatan silaturahmi akbar kader dan simpatisan PKS di Taipa Beach, Minggu (30/6/2019). FOTO : MAHFUL/SN  

PALU, SULTENGNEWS.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyiapkan sejumlah kader terbaiknya untuk berkontestasi pada Pemilihan Walikota (Pilwakot) tahun 2020 mendatang, baik sebagai calon Walikota maupun sebagai Calon Wakil Walikota.

“Saat Pilkada 2015 lalu, kita tiga kursi mengajukan kader sebagai Calon Wakil Walikota. Masak sekarang empat kursi, tidak mengajukan calon. Pasti kita mempersiapkan kader untuk maju,” ujar ketua DPD PKS Kota Palu, Rizal, S.Pd.I.,M.Pd.I kepada sejumlah wartawan di acara silaturahmi akbar kader PKS di Taipa Beach, Minggu (30/5/2019).



Dikatakan, ada enam kader yang saat ini tengah menjadi perbincangan para kader serta simpatisan yang bisa diajukan sebagai calon Walikota atau Calon Wakil Walikota. Ke enam nama itu yakni ketua DPW Wahudin, mantan ketua DPW Zainudin Tambuala, Anggota DPRD Sulteng Terpilih Wiwik Jumatul Rofiah, Caleg DPR RI Akbar Zulfakar, ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Palu Rusman Ramli dan Ketua DPD PKS Kota Palu Rizal, S.Pd.I.,M.Pd.I

Menurut Rizal, ke enam kader terbaik PKS itu, hingga kini belum dibicarakan sama sekali ditingkat pengurus. Nama – nama itu, baru yang berkembang di internal seluruh partai dan simpatisan.

“Rencananya, bulan Juli baru akan kita bicarakan sistem penjaringannya dari enam orang menjadi tiga orang melalui sistem pemilihan oleh para kader untuk melihat siapa yang tertinggi suaranya di internal kader,” jelasnya.

Dari sistem pemilihan oleh kader, akan terjaring tiga nama tertinggi untuk selanjutnya direkomendasikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS di Jakarta. Tiga nama suara tertinggi itu, selanjutnya akan diberikan kesempatan untuk melakukan usaha – usaha menaikkan popularitas dan elektabilitas, serta melakukan komunikasi politik dengan partai lain.

Saat ini di DPRD Kota Palu, hanya Partai Gerindra yang bisa mengusung sendiri pasangan calon karena enam kursi. Sementara partai lain, termasuk PKS tidak bisa mengusung sendiri, sehingga harus membangun koalisi.

“Kita di PKS selalu berfikir rasional, jika memungkinkan bisa kosong satu tentu lebih baik. Tapi jika tidak memungkinkan, ya kita kosong dua saja,” tekannya.

Rizal menyatakan, saat ini partai yang dipimpinnya jauh lebih siap mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwakot) dibanding pemilihan – pemilihan sebelumnya seperti struktur partai yang sudah terbentuk hingga ke tingkat kelurahan, kader – kader yang militan, serta simpatisan yang luar biasa.



Terbukti, PKS mampu menempatkan empat kader terbaiknya di DPRD Kota Palu pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 lalu. Perolehan suara PKS yang signifikan pada Pemilu 2019, tentu menjadi modal yang luar biasa bagi PKS menghadapi Pilwakot tahun 2020 mendatang.

Saat ditanya siapa dari enam kader PKS yang benar – benar siap maju, baik secara moril maupun finansial..? Rizal menegaskan bahwa di PKS, siapapun yang sudah mendapatkan rekomendasi partai untuk maju maka dia harus maju, karena urusan finansial juga akan dibantu oleh semua kader.

“Kita di PKS, jika sudah keluar rekomendasi untuk maju, maka semua kekuatan akan diarahkan untuk membantu kader yang maju dalam Pilkada,” tegasnya. FUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *